Ekskavator Soppeng Kembali, Legislator Minta APH Tak Tebang Pilih - SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA

Jumat, 22 Agustus 2025

Ekskavator Soppeng Kembali, Legislator Minta APH Tak Tebang Pilih

Ekskavator Soppeng Kembali, Legislator Minta APH Tak Tebang Pilih



SOPPENG — Dua unit ekskavator, aset negara dari program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI), akhirnya dikembalikan ke halaman Kantor PUPR Soppeng pada 21 Agustus 2025. 


Pengembalian ini terjadi setelah alat berat tersebut sempat menjadi sorotan publik karena diduga dikuasai secara ilegal oleh mantan bupati.


Kembalinya aset ini berkat desakan keras dari Wakil Ketua Komisi 1 Fraksi Partai Demokrat, Andi Takdir Akbar Singke, yang mendesak Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk segera bertindak, Jumat, (22/08/2025).


Menurutnya, dugaan meremehkan aset negara harus diselesaikan tanpa pandang bulu.

Tuntut Audit dan Penyelidikan Menyeluruh.


Andi Takdir menegaskan, ini bukan sekadar alat berat biasa, melainkan aset milik negara yang wajib dijaga. "Harus ada tindakan cepat sebelum semuanya benar-benar hilang tanpa jejak," katanya.


Ia mendesak agar pemerintah daerah tidak berdiam diri dan segera melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam penyelidikan. 


Penyelewengan aset negara, menurutnya, harus diproses tanpa kompromi hukum. "Pemerintah daerah jangan hanya diam dan berdalih. Ini waktunya bertindak. APH harus dilibatkan secara resmi," lanjutnya.


Andi Takdir juga meminta APH untuk tidak tebang pilih dalam menangani kasus ini. Ia menekankan bahwa ini adalah pelanggaran aset yang jelas-jelas diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.


Untuk menjaga transparansi, ia menuntut agar penggunaan ekskavator ini diaudit secara menyeluruh, terutama sejak tahun 2020 saat Dinas Pertanian Soppeng menyatakan alat ini sudah di luar pengawasan.


“Harus jelas perhitungan terpakai sejak tahun dinyatakan hilang dalam penguasaan oknum tersebut, agar transparansi tetap terjaga,” tegasnya.


Andi Takdir menutup pernyataannya dengan peribahasa, "Gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di lautan lautan tampak," mengisyaratkan bahwa pemerintah dan APH harus fokus pada masalah besar di depan mata mereka sendiri. (***)

BERITA TERKAIT

loading...

BERITA TERKAIT LAINNYA

© Copyright 2019 SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA | All Right Reserved