SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA

SULSEL KINI

Ads

NASIONAL

REGIONAL

POLITIK

BERITA TNI POLRI

Rabu, 05 Agustus 2026

Ketua Kwarcab Soppeng Tutup Perkemahan, Gudep SMAN 1 Soppeng Raih Juara Umum Tingkat Penegak


SULSELKINI.COM
Soppeng — Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Soppeng, Syahruddin M. Adam, secara resmi menutup kegiatan perkemahan yang diselenggarakan oleh Kwarcab Soppeng. Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 dan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Perkemahan ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045” Tema tersebut diharapkan mampu memperkuat peran generasi muda, khususnya anggota Pramuka, dalam mendukung pembangunan nasional. Rabu (05/08/2026) 

Dalam kegiatan tersebut, piala bergilir juara umum Tingkat Penegak berhasil diraih oleh Gugus Depan (Gudep) SMAN 1 Soppeng. Prestasi ini sekaligus menandai keberhasilan Gudep SMAN 1 Soppeng mempertahankan gelar juara untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Pembina Gudep SMAN 1 Soppeng, Andi Muliyadi, menyampaikan apresiasi atas capaian para peserta didiknya. Ia mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan mempertahankan piala bergilir tersebut.

“Alhamdulillah, ini merupakan pencapaian yang membanggakan karena kami mampu mempertahankan piala bergilir untuk kedua kalinya. Harapan kami, pada perkemahan berikutnya piala ini dapat menjadi piala tetap pada tahun 2027,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan perkemahan ini bertujuan untuk memupuk rasa persatuan dan persaudaraan di antara anggota Pramuka, baik penggalang maupun penegak. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menguji dan mengevaluasi sejauh mana perkembangan pembinaan peserta didik di masing-masing gugus depan dalam lingkup Kwartir Cabang Soppeng(*)

Published hawaya ya2

Selasa, 04 Agustus 2026

Semakin Solid dan Profesional, IWO Soppeng Bersiap Rayakan 8 Tahun Kiprah Media Siber



SULSELKINI.COM SOPPENG — Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Soppeng bersiap menyambut momentum bersejarah. Memasuki usia kedelapannya berkiprah di Bumi Latemmamala, organisasi profesi jurnalis berbasis media siber ini akan menggelar perayaan spesial sebagai bentuk rasa syukur dan konsistensi dalam mengawal informasi.


secara nasional, IWO Pusat telah menginjak usia 14 tahun. Sementara di tingkat daerah, IWO Soppeng kini memasuki perjalanan windu pertama sebuah fase maturing yang merefleksikan peran penting media online di tengah masyarakat Soppeng.


Ketua IWO Soppeng, Andi Mull Makmun, melalui Kepala Bagian Humas IWO Soppeng, Ahmad Mario, menyampaikan bahwa peringatan tahunan ini bukan sekadar perayaan rutin, melainkan sebuah tradisi yang terus dirawat untuk mempererat kebersamaan dan merawat idealism kewartawanan.


"Secara nasional IWO Pusat sudah berusia 14 tahun, dan untuk di Kabupaten Soppeng sendiri kita memasuki tahun ke-8.".


Kegiatan ini sudah menjadi tradisi tahunan kita untuk memperkuat silaturahmi dan menegaskan komitmen menyajikan berita yang tepercaya bagi masyarakat Soppeng, ujar Ahmad Mario pada Selasa (4/8).


Puncak perayaan delapan tahun keberadaan IWO di Bumi Latemmamala ini dijadwalkan akan berlangsung pada 25 Agustus mendatang. Seluruh rangkaian acara akan dipusatkan di Kantor Sekretariat IWO Soppeng, Jalan Pemuda.


Seiring bertambahnya usia, IWO Soppeng diharapkan semakin matang, profesional, dan semakin solid dalam menghadapi tantangan era digitalization.


"Semakin matang usia organisasi ini, semakin besar pula tanggung jawab kita dalam menjaga muruah kewartawanan dan mengawal pembangunan daerah," tambah Ahmad Mario mewakili seluruh jajaran pengurus.


"Dari Kantor IWO Soppeng, Jalan Pemuda, Humas IWO Soppeng Ahmad Mario melaporkan".

Published Hawaya ya2

Rekomendasi Dewan Pendidikan Diserahkan, Penataan SDM Pendidikan dan Mutasi Kepala Sekolah Segera Bergulir?


SULSELKINI.COM Soppeng  – Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng diketahui telah menyampaikan  rekomendasi penataan sumber daya manusia (SDM) pendidikan kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng. 

Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi acuan dalam pembenahan tata kelola pendidikan, termasuk penyelesaian persoalan banyaknya jabatan kepala sekolah yang hingga kini masih diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) maupun Pelaksana Tugas (Plt).

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, Dr. H. Nurmal Idrus, MM, mengatakan penyusunan rekomendasi tersebut merupakan hasil kerja yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir melalui serangkaian kajian dan diskusi bersama berbagai pemangku kepentingan pendidikan.

"Kami telah menggelar Rembuk Pendidikan dengan menghadirkan seluruh kepala sekolah se-Kabupaten Soppeng. Berbagai masukan yang muncul dalam forum tersebut menjadi salah satu dasar penyusunan rekomendasi, termasuk sebagai bahan pertimbangan dalam penataan dan rotasi kepala sekolah ke depan," ujarnya.

Menurut Nurmal, salah satu persoalan yang perlu segera dituntaskan adalah banyaknya sekolah yang dipimpin oleh Plh dan Plt dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal bagi keberlanjutan tata kelola sekolah dan peningkatan mutu pendidikan.

Ketua Program Magister Manajemen Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng itu memperkirakan Pemerintah Kabupaten Soppeng tidak akan lama lagi melakukan penataan besar-besaran terhadap jajaran kepala sekolah, khususnya untuk mengisi jabatan definitif yang selama ini masih berstatus Plh maupun Plt.

"Perlu dipahami bahwa persoalan ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan penyelesaiannya tidak bisa dilakukan secara instan. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri karena pengangkatan kepala sekolah harus mengikuti ketentuan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Seluruh proses juga harus terintegrasi dengan sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai basis pendataan nasional sekolah, peserta didik, dan tenaga pendidik," jelasnya.

Rekomendasi Dewan Pendidikan tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk melakukan penataan SDM pendidikan secara lebih profesional, objektif, dan berbasis kebutuhan organisasi, sehingga mampu memperkuat kualitas layanan pendidikan di daerah. (sah)

Published Hawaya ya2

Senin, 03 Agustus 2026

Bupati Soppeng Buka Perkemahan HUT RI dan Hari Pramuka 2026, Lepas Kontingen Jambore Nasional XII


SULSELKINI.COM SOPPENG – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng membuka Perkemahan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pramuka ke-65 di Kawasan Wisata Alam (KWA) Waduk Ompo, Minggu (2/8/2026). Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga melepas Kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Soppeng yang akan mengikuti Jambore Nasional XII di Cibubur.

Perkemahan yang berlangsung pada 2–5 Agustus 2026 itu diikuti Pramuka Penggalang tingkat SD/MI dan SMP/MTs serta Pramuka Penegak tingkat SMA/SMK/MA dari gugus depan se-Kabupaten Soppeng. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Pramuka ke-65.

Dalam sambutannya, Suwardi menegaskan bahwa perkemahan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wahana pembentukan karakter generasi muda.

"Perkemahan bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi menjadi sarana membentuk kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta mempererat persaudaraan antarsesama anggota Pramuka," ujarnya.

Ia mengatakan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, generasi muda menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penyalahgunaan narkoba, dekadensi moral hingga penyebaran informasi bohong. Karena itu, Gerakan Pramuka dinilai tetap memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan karakter, akhlak mulia, dan penguatan nilai-nilai Pancasila.

Bupati mengajak seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin, menjaga kesehatan, keselamatan, dan kebersihan lingkungan. Ia juga meminta para pembina dan pelatih memberikan pendampingan secara maksimal agar seluruh kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Kepada Kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Soppeng yang akan mengikuti Jambore Nasional XII di Cibubur, Suwardi berpesan agar menjaga nama baik daerah serta menunjukkan prestasi dan sikap yang mencerminkan nilai-nilai kepramukaan.

Sementara itu, Ketua Panitia, Drs. Suloparma mengatakan perkemahan tahun ini mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045."

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mempererat persatuan dan persaudaraan antarsesama anggota Pramuka sekaligus menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan peserta didik di setiap gugus depan.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan kepramukaan yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, kepemimpinan, kerja sama, serta membentuk karakter generasi muda.

Upacara pembukaan dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, staf ahli, asisten Setda, kepala perangkat daerah, camat, Ketua Kwartir Ranting beserta pengurus, serta kepala sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan bersama para pembina Pramuka.

Published : Hawaya ya2

Kamis, 30 Juli 2026

Rakor KPK di Soppeng Fokus Penguatan Integritas dan Tata Kelola


SULSELKINI.COM SOPPENG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Soppeng, menggelar Rapat Koordinasi Program Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi  di Kabupaten Soppeng. Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Kamis (30/7/2026). 

Kegiatan ini dihadiri Kepala Satgas Wilayah 4.2 Deputi Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Tri Budi Rachmanto bersama rombongan, Pj Sekda bersama pimpinan perangkat daerah yg terkait dgn 8 area perubahan yang menjadi konsen pendampingan Kopsupgah KPK, serta sejumlah undangan lainnya.

Bupati Soppeng Suwardi Haseng dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim KPK yang dinilai memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan KPK dalam upaya pencegahan korupsi.

Ia menegaskan, rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus meningkatkan integritas aparatur.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memperkuat kesadaran bersama dalam mencegah praktik korupsi, sekaligus melakukan perbaikan sistem melalui pengawasan dan pengendalian yang lebih efektif,” ujar Suwardi.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Soppeng memperoleh apresiasi dari KPK atas hasil Survei Penilaian Integritas Tahun 2025. Soppeng menempati peringkat pertama di Sulawesi Selatan dengan indeks 80,48.

Capaian tersebut, kata dia, merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan integritas.

Meski demikian, hasil survei juga menunjukkan masih adanya dua aspek yang perlu mendapat perhatian serius, yakni integritas dalam pelaksanaan tugas dan pengelolaan anggaran yang dinilai masih memiliki tingkat risiko cukup tinggi.

“Ini menjadi perhatian kami untuk segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret dan penguatan sistem,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah, terutama pada area yang masuk kategori zona kuning dan merah.

Pemerintah Kabupaten Soppeng, lanjut dia, berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi dan penguatan sistem integritas di daerah.

Kegiatan rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan KPK dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Kepala Satuan Tugas Wilayah 4.2 Kedeputian Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, Tri Budi Rachmanto, menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa, pokok pikiran DPRD, serta hibah dan bantuan sosial masih menjadi area rawan dalam tata kelola keuangan daerah.

“Potensi penyimpangan sering bermula dari tahap perencanaan. Karena itu, seluruh proses harus transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi,” ujarnya dalam rapat koordinasi di Soppeng.

Lebih lanjut, KPK mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan capaian Monitoring Center for Prevention serta menindaklanjuti hasil Survei Penilaian Integritas sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi yang berkelanjutan.

Published Yaya💙biru

Percepat Data Kependudukan, Dukcapil Soppeng Sasar 20 Sekolah


SULSELKINI.COM.SOPPENG. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Soppeng mempercepat perekaman e-KTP bagi pelajar dengan turun langsung ke sekolah. Sebanyak 20 SMA, SMK, MA, dan sederajat dijadwalkan menjadi lokasi layanan jemput bola yang berlangsung mulai 27 Juli hingga 3 September 2026.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Dukcapil Soppeng, Musriadi, SH, MM, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami ingin memastikan setiap warga, termasuk para pelajar, sudah memiliki data kependudukan sejak dini. Ini penting karena KTP elektronik menjadi dasar dalam berbagai layanan administrasi,” ujar Musriadi.

Pada pelaksanaan terbaru, tim Dukcapil melakukan perekaman biometrik di SMKN 3 Soppeng. Sekolah ini menjadi lokasi ketiga yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan layanan jemput bola tersebut. Perekaman biometrik merupakan tahap penting sebagai data dasar dalam penerbitan Kartu Tanda Penduduk elektronik.

Musriadi menjelaskan, program ini dirancang untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus menghilangkan kendala jarak dan waktu bagi pelajar.

“Kami yang datang langsung ke sekolah agar siswa tidak perlu lagi ke kantor Dukcapil. Dengan cara ini, prosesnya lebih cepat, mudah, dan menjangkau lebih banyak peserta,” katanya.

Sebelumnya, perekaman juga telah dilaksanakan di SMAN 7 Soppeng dengan jumlah peserta sebanyak 24 orang. Para siswa mengikuti proses perekaman secara tertib, mulai dari pengambilan sidik jari, foto, hingga perekaman iris mata.

Kegiatan perekaman biometrik tersebut dijadwalkan berlangsung di 20 SMA, SMK, MA, dan sekolah sederajat di Kabupaten Soppeng, mulai 27 Juli hingga 3 September 2026. Program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pelajar yang telah memenuhi syarat usia untuk perekaman data kependudukan.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai inovasi pelayanan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan terkait administrasi kependudukan berbasis elektronik.

“Ini adalah bentuk pelayanan prima sekaligus tanggung jawab kami dalam memastikan data kependudukan masyarakat tercatat dengan baik dan akurat,” tutupnya.

Dengan menyasar sekolah-sekolah secara langsung, pemerintah daerah berharap cakupan perekaman data kependudukan di Kabupaten Soppeng terus meningkat, sekaligus mempermudah generasi muda dalam mengakses berbagai layanan publik di masa mendatang.

Published Yaya biru 

Sabtu, 25 Juli 2026

Cara Unik BRI Soppeng Mendekatkan Diri dengan Masyarakat, Hadirkan BRISIK Setiap Malam Minggu


SULSELKINI.COM SOPPENG – Suasana berbeda terlihat di halaman Kantor BRI Cabang Soppeng setiap malam Minggu. Area yang pada hari kerja dipadati aktivitas perbankan berubah menjadi tempat berkumpulnya warga, komunitas, dan musisi lokal melalui program BRISIK (BRI Bermusik).

Program yang telah berlangsung sekitar empat bulan itu menjadi agenda rutin BRI Cabang Soppeng untuk menghadirkan ruang interaksi yang terbuka bagi masyarakat. Setiap pekan, komunitas yang berbeda mendapat kesempatan tampil dan berbaur bersama pengunjung.

Pada pelaksanaan Sabtu (25/7/2026), BRISIK menghadirkan Komunitas Pick Up Soppeng (Kalong Speed) dan Komunitas Scooteris (Vespa) Soppeng. Kehadiran kedua komunitas tersebut menambah semarak acara yang dipenuhi penampilan musik dan aktivitas kebersamaan.

Branch Office Head BRI Cabang Soppeng, Rahmatulloh Habibi, mengatakan BRISIK dirancang sebagai kegiatan yang mempertemukan BRI dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

"Konsepnya sederhana, seru-seruan bersama komunitas. Kami ingin halaman 
kantor BRI menjadi ruang yang bisa dinikmati bersama," ujarnya.

Selain menghadirkan hiburan, BRISIK juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan Qita by BRI, aplikasi mobile banking terbaru dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat mengenal berbagai fitur yang tersedia, mulai dari transfer antarbank, pembayaran tagihan, pembelian pulsa dan paket data, top up dompet digital, transaksi QRIS, hingga pemantauan rekening secara real time.

Pengenalan layanan digital dilakukan secara santai di sela-sela kegiatan sehingga pengunjung dapat bertanya langsung mengenai penggunaan aplikasi maupun layanan perbankan lainnya.

BRISIK juga memberi ruang bagi komunitas musik di Kabupaten Soppeng. Penampil yang mengisi panggung dijadwalkan secara bergiliran sehingga semakin banyak musisi lokal memperoleh kesempatan tampil di hadapan publik.

Bagi komunitas, kegiatan ini menjadi tempat berkumpul sekaligus memperluas jejaring. Sementara bagi musisi lokal, panggung BRISIK menjadi ruang untuk memperkenalkan karya dan kemampuan mereka kepada masyarakat.

Melalui pola tersebut, BRI Cabang Soppeng menghadirkan kegiatan yang memadukan hiburan, edukasi layanan digital, serta dukungan terhadap aktivitas komunitas dan pelaku seni lokal. Musik menjadi titik temu yang mempererat hubungan antara BRI dengan masyarakat tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai lembaga yang terus mengembangkan layanan perbankan berbasis digital.

Published Hawaya IWO💙

SULSEL KINI

NASIONAL

PILKADA

GAYA HIDUP

KRIMINAL

© Copyright 2019 SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA | All Right Reserved