SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA

SULSEL KINI

Ads

NASIONAL

REGIONAL

POLITIK

BERITA TNI POLRI

Sabtu, 31 Oktober 2026

Bhayangkara Cup III Resmi Dibuka, Bupati Soppeng Apresiasi Kapolres dan Ketua KONI


SULSELKINI.COM SOPPENG — Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto dan Ketua KONI Soppeng Andi Muhammad Sadri atas keterlibatan keduanya dalam penyelenggaraan Bhayangkara Cup III Motocross Final Kejuaraan Provinsi Sulawesi Selatan 2026.

Hal itu disampaikan Suwardi Haseng saat pembukaan kejuaraan di Sirkuit LarakkÑ–ang, Soppeng, Sabtu (31/10/2026). Ia secara khusus menyebut kerja sama Polres Soppeng dan KONI di bawah kepemimpinan Andi Muhammad Sadri, bersama IMI Sulsel dan panitia, sebagai bagian dari penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Soppeng yang berkolaborasi dengan KONI Soppeng di bawah kepemimpinan Bapak Andi Muhammad Sadri (AMS) sebagai penyelenggara utama, bersama IMI Sulsel dan panitia, serta masyarakat sehingga event yang luar biasa ini dapat terlaksana,” kata Suwardi Haseng dalam sambutannya.

Bupati berharap kejuaraan tingkat provinsi ini menjadi kesempatan bagi pembalap Soppeng untuk mengasah kemampuan dan bersaing di tingkat nasional. Menurutnya, pembinaan atlet menjadi salah satu tujuan penting penyelenggaraan kejuaraan motocross.

Ia juga menyoroti dampak kegiatan terhadap usaha masyarakat. Kehadiran pembalap, kru, dan pengunjung diharapkan memberi tambahan pelanggan bagi pedagang kuliner, pelaku UMKM, serta usaha penginapan.

Kejuaraan Bhayangkara Cup III diikuti 145 starter dari berbagai daerah yang bertanding dalam ajang Final Kejuaraan Provinsi Sulawesi Selatan 2026 di Sirkuit LarakkÑ–ang, Kabupaten Soppeng.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng, DPRD, Forkopimda, penyelenggara, panitia, dan pihak-pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

“Sejalan dengan tagline Bapak Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat Soppeng,” kata Hari Budiyanto.

Pembukaan kejuaraan dihadiri Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, unsur Forkopimda, Anggota DPRD Soppeng, Ketua IMI Sulsel H. Najmuddin, Ketua KONI Soppeng Andi Muhammad Sadri, kepala organisasi perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Published Hawaya💙

Rabu, 28 Oktober 2026

Komitmen Bupati Suwardi Haseng, Berikan Hiburan Terbaik dan Sukseskan Bhayangkara Cup III AMS Racing


SULSELKINI.COM SOPPENG, — Bentuk kepedulian dan komitmen tinggi dalam menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat sekaligus memajukan olahraga otomotif terus ditunjukkan oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng.


Dalam mendukung penuh gelaran ajang balap motor bergengsi Bhayangkara Cup III AMS Racing Grasstrack dan Motocross, Bupati H. Suwardi Haseng tak tanggung-tanggung memberikan dukungan penuh. Bekerja sama dengan Ketua KONI Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Sadri, S.E. (AMS) , Pemerintah Kabupaten Soppeng siap menghadirkan panggung hiburan spesial bagi warga Bumi Latemmamala.


Tidak tanggung-tanggung, ajang otomotif regional ini akan dimeriahkan oleh penampilan bintang tamu ternama tanah air, DJ Pamela Safitri (Duo Srigala), yang bakal tampil menggebrak panggung hiburan bersama Babyola, Duta2000, serta tim balap legendaris MC Joe asal Manado.


Sebagai bentuk penghormatan dan keramahan Pemkab Soppeng (hospitality), para artis serta tim pembalap tamu bahkan disambut hangat dan difasilitasi untuk menginap langsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Soppeng.


"Iya benar, mereka para artis dan pembalap Joe asal Manado menginap di Rumah Jabatan. Penyambutan ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pelaksanaan kejuaraan otomotif yang menghadirkan pembalap dari berbagai daerah. Kesemuanya ini semata mata untuk memberikan hiburan terbaik kepada seluruh masyarakat Soppeng," ujar Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, saat dikonfirmasi wartawan via telepon, Rabu (28/10/2026).


Kejuaraan Bhayangkara Cup III AMS Racing Grasstrack dan Motocross itu sendiri dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Sirkuit Larakkiang, Pakandre Bete, Kabupaten Soppeng. 


Langkah proaktif dan perhatian personal dari Bupati H. Suwardi Haseng tidak hanya memberikan suntikan semangat bagi panitia dan para pembalap yang bertanding, tetapi juga makin memperkuat posisi Kabupaten Soppeng sebagai destinasi utama penyelenggaraan kegiatan olahraga otomotif di Sulawesi Selatan.


Lebih dari sekadar ajang adu kecepatan dan ketangkasan di lintasan, kebijakan Bupati Suwardi Haseng yang mengemas kegiatan ini secara meriah dipastikan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah. Kehadiran ribuan penonton dan kontingen dari luar daerah diproyeksikan memberi dampak positif langsung bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sektor kuliner, hingga perhotelan dan penginapan di sekitar lokasi kegiatan.


Melalui kepemimpinan yang merakyat dan berorientasi pada kemajuan daerah, H. Suwardi Haseng kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan sinergi antara olahraga, hiburan rakyat, dan penguatan ekonomi lokal bagi masyarakat Soppeng. (***)

Published Hawaya 💙

Bupati Soppeng Suwardi Haseng Gaet Investasi Pabrik Pala Rp164 Miliar di SIBF 2026


SULSELKINI.COM MAKASSAR – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., menerima Letter of Intent (LoI) dari Direktur Utama PT Firmansyah Khatulistiwa Group, Dr. H. Hendra Firmansyah, S.E., M.M., terkait penjajakan rencana pembangunan pabrik pengolahan pala di Kabupaten Soppeng dengan perkiraan nilai investasi mencapai Rp164 miliar.

Penyerahan LoI tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Sulampua Investment & Business Forum (SIBF) 2026 yang berlangsung di Claro Hotel Makassar, Rabu (28/10/2026).

LoI tersebut merupakan pernyataan minat awal investor untuk menjajaki rencana pembangunan pabrik pengolahan pala di Soppeng.

Forum SIBF 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) mempertemukan pemilik proyek dengan calon investor. Dalam forum tersebut, BI mempromosikan 43 proyek investasi potensial di wilayah Sulawesi.

Bagi masyarakat Soppeng, rencana investasi ini membuka peluang pasar yang lebih luas bagi hasil perkebunan. Jika pabrik beroperasi, kebutuhan bahan baku dapat menyerap hasil panen petani pala di Soppeng dan berpeluang menjangkau daerah penghasil pala lainnya di Sulawesi Selatan.

Keberadaan pabrik juga berpotensi membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat, mulai dari kegiatan produksi hingga pengangkutan dan distribusi. Petani pun berpeluang memperoleh akses pasar yang lebih dekat apabila perusahaan membangun kemitraan pembelian dengan kelompok tani dan pelaku usaha lokal.

Dengan perkiraan investasi Rp164 miliar, pembangunan pabrik ini berpeluang menambah aktivitas ekonomi di Soppeng. Perputaran uang dari pembelian bahan baku, pembayaran tenaga kerja, dan kegiatan usaha pendukung diharapkan turut memberi manfaat bagi masyarakat.

Rencana tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi Soppeng untuk mengembangkan komoditas perkebunan melalui industri pengolahan. Pala yang selama ini dijual sebagai hasil pertanian berpeluang memiliki nilai tambah melalui proses pengolahan di Kabupaten Soppeng.

Published Hawaya 💙

Selasa, 27 Oktober 2026

Bupati Soppeng Kembali Tinjau Pasar Batu-Batu, Pasar Darurat Disiapkan untuk Pedagang


SULSELKINI.COM SOPPENG — Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng kembali meninjau lokasi kebakaran Pasar Sentral Batu-Batu, Kecamatan Marioriawa, Selasa (27/10/2026). Pemerintah Kabupaten Soppeng menyiapkan pasar darurat di belakang lokasi kebakaran agar pedagang bisa kembali berjualan.

Dalam kunjungan itu, Suwardi menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Soppeng, Dandim, dan personel yang terlibat langsung dalam pengamanan serta pembersihan sisa kebakaran. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada jajaran Pemkab Soppeng, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan para pelajar yang ikut membersihkan lokasi pasar.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Soppeng, Bapak Dandim beserta seluruh personel yang turun langsung membantu pengamanan dan pembersihan sisa kebakaran. Terima kasih juga kepada jajaran Pemkab Soppeng, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para pelajar yang ikut bergotong royong membersihkan lokasi pasar hari ini,” ujar Suwardi.

Mengenai aktivitas perdagangan, Suwardi mengatakan pemerintah daerah sedang menyiapkan tempat berjualan sementara di belakang pasar.

“Pedagang harus segera bisa kembali berjualan. Kami sementara menyiapkan tempat di belakang pasar yang terbakar. Mudah-mudahan pada hari pasar berikutnya, tempat itu sudah bisa digunakan,” katanya.

Pemkab Soppeng juga sedang mengupayakan bantuan bagi pedagang yang mengalami kerugian besar akibat kebakaran. Skema bantuan akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Penanganan pascakebakaran telah dibahas dalam rapat darurat secara daring yang dipimpin Suwardi pada Minggu (25/10/2026). Rapat tersebut melibatkan Pj Sekretaris Daerah dan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, antara lain Dinas perdagangan Perindustrian Koperasi dan UMKM, Bappelitbangda, BPKPD, Dinas Sosial, BPBD, Satpol PP, Dinas PUPR, serta jajaran kecamatan dan desa.

“Kejadian ini sudah kami laporkan kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan. Beliau berkomitmen untuk membahas penanganan bersama, termasuk langkah-langkah yang diperlukan untuk pemulihan dalam jangka menengah dan jangka panjang,” ujar Suwardi.

Kepada pedagang dan warga yang terdampak, Suwardi meminta agar tetap bersabar dan menjaga semangat menghadapi kondisi ini. Pemerintah daerah berupaya agar kegiatan perdagangan di Pasar Sentral Batu-Batu dapat segera berjalan kembali.

Published Hawaya 💙

Senin, 26 Oktober 2026

Bupati Suwardi Haseng Hadiri Apel Operasi Patuh 2026, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat


SULSELKINI.COM SOPPENG – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh 2026 yang dilaksanakan Polres Soppeng di halaman Mapolres Soppeng, Jalan Latenribali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan lintas sektor dalam mendukung peningkatan disiplin dan keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Soppeng.

Apel yang dimulai pukul 08.30 WITA tersebut dipimpin Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. Hadir pula Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf. Eko Yuliyanto, Wakil Ketua II DPRD Soppeng Muhammad Taufan, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng Drs. H. Andi Haeruddin, M.Si., serta sejumlah pimpinan instansi dan unsur terkait.

Kehadiran Bupati Soppeng bersama jajaran pemerintah daerah menunjukkan dukungan terhadap koordinasi antarlembaga dalam menciptakan ketertiban berlalu lintas. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari aparat keamanan dan pemerintah hingga kesadaran masyarakat sebagai pengguna jalan.

Rangkaian apel ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel Satlantas Polres Soppeng, Kodim 1423 Soppeng, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kabupaten Soppeng. Penyematan tersebut menjadi simbol kesiapan personel dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh 2026.

Personel Polres Soppeng, Kodim 1423 Soppeng, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PSC Kabupaten Soppeng, serta gabungan siswa SMA turut mengikuti apel tersebut.

Dalam arahannya, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh 2026 harus diarahkan pada peningkatan kesadaran masyarakat, selain penegakan aturan terhadap pelanggaran lalu lintas.

“Disiplin berlalu lintas harus tumbuh dari kesadaran setiap pengguna jalan, bukan hanya karena adanya petugas. Saya menginstruksikan seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas secara profesional, tegas, humanis, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga meminta personel mengedepankan edukasi serta melaksanakan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mematuhi aturan demi melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Kapolres menambahkan, sinergi antarlembaga dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka pelanggaran serta risiko kecelakaan lalu lintas. Keberhasilan operasi, menurutnya, juga perlu dilihat dari perubahan perilaku pengendara menuju budaya berlalu lintas yang lebih tertib.

Melalui pelaksanaan Operasi Patuh 2026, masyarakat Kabupaten Soppeng diimbau mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, melengkapi dokumen kendaraan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Apel Gelar Pasukan berakhir pada pukul 08.50 WITA dalam keadaan tertib. Kegiatan ini menjadi langkah awal kesiapan personel gabungan dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh 2026 di Kabupaten Soppeng.

Published Hawaya💙

Minggu, 25 Oktober 2026

Kebakaran di Batu-Batu, Suwardi Haseng Pilih Tinggalkan Acara Golkar


SULSELKINI.COM MAKASSAR — Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, memilih memprioritaskan penanganan kebakaran Pasar Sentral Batu-Batu di Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, yang terjadi pada Sabtu, 24 Oktober 2026. 

Meski tengah berada di Makassar untuk menghadiri agenda Partai Golkar, Suwardi langsung mengoordinasikan jajaran pemerintah daerah melalui sambungan video call begitu menerima kabar musibah tersebut.

Suwardi yang dijadwalkan dilantik sebagai Wakil Ketua Partai Golkar Sulawesi Selatan di Hotel Four Points, Minggu (25/10/2026), menegaskan bahwa penanganan kebakaran dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

Ia bahkan memastikan akan segera kembali ke Soppeng seusai pelantikan siang ini. Suwardi juga memutuskan tidak mengikuti rangkaian acara syukuran HUT Partai Golkar di Pinisi Point pada Minggu malam. “Saya akan segera kembali ke Soppeng siang ini juga. Saya tak lagi mengikuti rangkaian acara syukuran HUT Golkar di Pinisi Point malam ini. Penanganan kebakaran harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Dari Makassar, Suwardi langsung memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Soppeng agar bergerak cepat menangani dampak kebakaran Pasar Sentral Batu-Batu.

Ia meminta seluruh perangkat daerah tidak menunggu kepulangannya untuk mengambil langkah-langkah penanganan darurat. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama para pedagang yang terdampak musibah.

Prioritas pertama adalah memastikan keselamatan masyarakat, mengamankan lokasi, memeriksa potensi api susulan, serta memastikan seluruh korban telah teridentifikasi. Koordinasi dengan TNI, Polri, BPBD, dan unsur terkait juga diminta berjalan secara intensif.

Selain itu, pendataan dan verifikasi terhadap pedagang terdampak, kios yang terbakar, perkiraan kerugian, serta kebutuhan mendesak harus segera dilakukan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BPBD, dan instansi terkait diminta mengidentifikasi kebutuhan kemanusiaan, termasuk makanan, layanan kesehatan, serta bantuan darurat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Suwardi juga menginstruksikan Dinas Perindagkop UKM bersama pengelola pasar untuk menyiapkan langkah pemulihan aktivitas perdagangan, termasuk kemungkinan penyediaan lokasi berjualan sementara yang aman dan tertib.

Menurut instruksi tersebut, penanganan kebakaran tidak boleh berhenti pada pemadaman dan pengamanan lokasi. Pemerintah daerah juga harus memastikan proses pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi para pedagang berjalan dengan baik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng diminta mengoordinasikan laporan awal dan perkembangan penanganan secara berkala. Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika diminta memastikan informasi resmi yang disampaikan kepada masyarakat akurat, menenangkan, dan tidak memuat spekulasi mengenai penyebab kebakaran maupun nilai kerugian yang belum terverifikasi.

Penyelidikan penyebab kebakaran diserahkan kepada pihak berwenang dengan tetap menjaga keamanan lokasi untuk kepentingan pemeriksaan.

Keputusan Suwardi untuk segera kembali ke Soppeng dan meninggalkan sebagian rangkaian agenda Partai Golkar menunjukkan penekanannya pada penanganan musibah yang tengah dihadapi masyarakat.

Dalam instruksinya, ia menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas dan para pedagang tidak boleh dibiarkan menghadapi dampak kebakaran sendirian.

Pemerintah Kabupaten Soppeng diharapkan bergerak cepat, berkoordinasi lintas instansi, serta memastikan bantuan darurat dan langkah pemulihan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.

Bagi Suwardi, dalam situasi darurat seperti kebakaran Pasar Sentral Batu-Batu, kehadiran pemerintah dan tindakan nyata untuk masyarakat menjadi hal yang paling utama. (*)

Published Hawaya💙

Selasa, 20 Oktober 2026

Bupati Soppeng Hadiri Rakor Percepatan RDTR Region Indonesia Timur di Makassar


SULSELKINI.COM MAKASSAR – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menghadiri Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Region II yang digelar Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Claro Hotel Makassar, Selasa (20/10/2026).

Rapat tersebut mempertemukan jajaran Kementerian ATR/BPN dengan sejumlah kepala daerah di wilayah timur Indonesia untuk mempercepat penyusunan dokumen tata ruang. Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan pakta integritas oleh Direktur Jenderal Tata Ruang ATR/BPN, Dr. Ir. Suyus Windayana, bersama para bupati dan wali kota.

Suwardi Haseng menilai RDTR penting untuk memastikan pembangunan Soppeng berjalan lebih terarah, sekaligus memberikan kepastian bagi pengembangan investasi.

“RDTR ini penting agar pembangunan daerah lebih terarah. Kita ingin pemanfaatan ruang tetap tertata sesuai peruntukannya. Kita berharap penyusunannya bisa dipercepat sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujar Suwardi.

RDTR menjadi pedoman terperinci dalam mengatur pemanfaatan ruang, termasuk kawasan permukiman, perdagangan, pertanian, dan lokasi pengembangan investasi. Dokumen ini juga membantu pemerintah mengendalikan penggunaan lahan agar sesuai dengan peruntukannya.

Pada Tahun Anggaran 2026, percepatan penyusunan RDTR di wilayah Region II mendapat dukungan teknis melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dan Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP).

Kehadiran Bupati Soppeng dalam forum ini menjadi bagian dari komitmen daerah mendukung percepatan penataan ruang. Penyelesaian dokumen RDTR diharapkan dapat menjadi landasan bagi pembangunan dan pengembangan investasi yang lebih terarah di Kabupaten Soppeng.

PUBLISHED Hawaya💙

SULSEL KINI

NASIONAL

PILKADA

GAYA HIDUP

KRIMINAL

© Copyright 2019 SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA | All Right Reserved