SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA

SULSEL KINI

Ads

NASIONAL

REGIONAL

POLITIK

BERITA TNI POLRI

Sabtu, 29 Agustus 2026

Bupati Soppeng Inspeksi Cek Kesehatan Gratis dan Kelayakan Asrama 270 Siswa SRT


SULSELKINI.COM SOPPENG — Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, turun langsung memantau proses registrasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 270 calon siswa Sekolah Rakyat Terpadu (SRT), Jumat (28/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian penerimaan serta kesiapan fasilitas pendukung berjalan optimal.


Suasana proses pendaftaran berlangsung hangat. Para siswa hadir didampingi oleh keluarga, kepala desa, serta lurah masing-masing. Rincian peserta yang mengikuti tahapan ini mencakup:
- SRD (Sekolah Rakyat Dasar): 76 siswa
- SRMP (Sekolah Rakyat Menengah Pertama): 130 siswa
- SRMA (Sekolah Rakyat Menengah Atas): 64 siswa


Dari total alokasi peserta, tercatat enam siswa berhalangan hadir akibat sakit—masing-masing terdiri dari dua siswa SRD, dua siswa SRMP, dan dua siswa SRMA.


Selain memantau jalannya pemeriksaan kesehatan, Bupati Suwardi menyisir langsung fasilitas asrama yang akan menjadi hunian para siswa selama masa studi. Dalam inspeksi tersebut, ia memberikan instruksi tegas kepada pihak pengelola untuk segera menyelesaikan beberapa pekerjaan finishing.


"Kondisi tempat tinggal siswa harus dipastikan aman dan nyaman. Ini krusial agar anak-anak dapat beradaptasi dan fokus belajar selama menetap di asrama," tegas Suwardi Haseng. 


Perhatian khusus juga diarahkan pada ketersediaan sarana air bersih. Bupati meminta kontraktor penyedia, PT Waskita, untuk menjamin pasokan air bersih mengalir lancar tanpa kendala selama asrama beroperasi.


Kunjungan ditutup dengan peninjauan masjid di dalam kawasan Sekolah Rakyat Terpadu. Setelah mengamati langsung kondisi sarana dan prasarana ibadah, Bupati Suwardi mengapresiasi kesiapan bangunan tersebut yang dinilai sangat layak untuk mendukung kegiatan keagamaan serta pembentukan karakter para siswa. (***)

Published Hawaya 💙IWO

Buka Kegiatan PPTPKH-TORA, Bupati Suwardi Haseng Instruksikan Kawal Hak Tanah Masyarakat


SULSELKINI.COM SOPPENG — Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng meminta aparat pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan yang masuk dalam pelaksanaan inventarisasi dan verifikasi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) segera menyiapkan data yang dibutuhkan.


Penegasan itu disampaikan Suwardi Haseng saat membuka Sosialisasi dan Pendataan Awal Kegiatan Inventarisasi dan Verifikasi Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan dan Tanah Objek Reforma Agraria di Kabupaten Soppeng, Jumat, 28 Agustus 2026.


Kegiatan ini dilaksanakan oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VII sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional di Ruang Rapat Triple 8 The Riverside Resort, Watansoppeng.


Dalam sambutannya, Suwardi Haseng menegaskan bahwa Program Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH-TORA) bukan sekadar kegiatan bagi-bagi lahan tanah negara, melainkan amanat penting pemerintah untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.


"Program PPTPKH-TORA bukan sekedar kegiatan bagi-bagi lahan Tanah Negara, akan tetapi merupakan salah satu Program Prioritas Nasional yang menjadi amanat penting pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat," ujar Suwardi.


Ia menjelaskan, selama ini sering terjadi keterbatasan ruang hidup bagi masyarakat yang tinggal di sekitar atau di dalam kawasan hutan. Ketidakpastian hukum atas tanah yang dikelola bertahun-tahun kerap memicu konflik sosial dan menghambat pertumbuhan ekonomi desa. Karena itu, penataan kawasan hutan ini hadir untuk memberikan kepastian hukum hak atas tanah serta menjadi solusi konkret penyelesaian penguasaan tanah secara adil, arif, dan bijaksana.


Mengingat sebagian wilayah Kabupaten Soppeng bersinggungan langsung dengan kawasan hutan, Suwardi menyebut tahap sosialisasi, inventarisasi, dan verifikasi ini sebagai langkah krusial untuk memastikan data subjek penerima dan objek lahan di lapangan benar-benar akurat, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan.


"Saya tidak ingin ada manipulasi data yang dapat melahirkan konflik horizontal baru akibat proses pendataan yang tidak transparan," tegas Bupati Soppeng.


Secara khusus, Bupati Soppeng menginstruksikan kepada Kepala OPD terkait, Camat, Kepala Desa, dan Lurah yang wilayahnya masuk dalam usulan TORA untuk:

1. Membantu dan memfasilitasi Tim Terpadu serta Satgas yang bertugas di lapangan.
2. Memberikan edukasi dan informasi yang jelas kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.
3. Mengawal proses secara objektif demi kepentingan masyarakat yang berhak—bukan kepentingan segelintir pihak, penguasa, atau orang berpengaruh—serta mencegah lahan dikuasai korporasi melalui peralihan hak yang tidak sesuai tujuan awal program.


Bupati Suwardi juga menyampaikan terima kasih atas sinergi Tim Terpadu PPTPKH Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Kanwil BPN Sulsel, Kantor Pertanahan Soppeng, serta seluruh instansi terkait. Ia berharap legalitas aset tanah masyarakat dapat segera terwujud guna membuka akses peningkatan ekonomi melalui perhutanan sosial maupun sertifikasi tanah.


"Siapkan data dan diri untuk mengikuti proses ini dengan baik. Aparat di kecamatan, desa dan kelurahan harus memahami apa yang harus disiapkan sehingga proses inventarisasi dapat berjalan dengan baik," tambah Suwardi Haseng


Dalam sosialisasi tersebut, BPKH Wilayah VII memberikan penjelasan mengenai teknis pelaksanaan inventarisasi dan verifikasi, termasuk kebijakan PPTPKH, mekanisme pengajuan permohonan, serta pengisian formulir pendukung.


Tahapan awal kegiatan melibatkan wilayah Kecamatan Citta dan Desa Citta, Kecamatan Donri Donri dan Desa Pesse, serta Kecamatan Marioriwawo dan Kelurahan Tettikenrarae.


BPKH juga membuka sesi diskusi dan coaching clinic untuk memberikan penjelasan lebih rinci kepada peserta mengenai tahapan pelaksanaan serta dokumen yang harus disiapkan.


Pelaksanaan inventarisasi dan verifikasi tersebut mengacu pada Peta Indikatif PPTPKH TORA berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 2216 Tahun 2026.


Kegiatan turut melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Soppeng, Kantor Pertanahan Kabupaten Soppeng, UPTD KPH Walanae, serta unsur pemerintah provinsi. (***)

Published Hawaya💙IWO

Jumat, 28 Agustus 2026

Kebersamaan di Warkop Olleng, Doa dan Harapan untuk Ultah ke-51 Ketua PWI Soppeng


SULSELKINI.COM SOPPENG, – Tawa renyah dan aroma kopi hangat melengkapi momen istimewa di Warkop Olleng, Kamis (27/8/26) malam, Suasana kekeluargaan terasa begitu mengental saat para sahabat dan kerabat berkumpul untuk merayakan ulang tahun ke-51 Ketua PWI Soppeng, Andi Jumawi.


Meski dikemas dalam konsep yang sederhana, kemeriahan acara tetap terpancar jelas dari raut wajah para sahabat yang hadir. Gelak tawa dan obrolan hangat bergantian mengisi ruangan, membuktikan betapa eratnya tali silaturahmi yang terjalin di antara mereka.




Sejumlah tokoh dan kerabat tampak hadir memberikan selamat serta doa terbaik bagi Andi Jumawi. Anggota PWI Soppeng Hadir memberikan semangat dan ucapan selamat kepada sang ketua.


Andi Mull Makmun (Ketua IWO Soppeng) Turut hadir mempererat sinergi antarmedia, memberikan ucapan selamat yang penuh kehangatan.


H. Olleng (Pemilik Warkop Olleng) Mewakili seluruh komunitas Warkop Olleng, menyampaikan doa agar Andi Jumawi senantiasa dianugerahi kesehatan, panjang umur, dan kesuksesan dalam memimpin organisasi pers Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Soppeng.


Menanggapi perhatian dari para sahabat, Andi Jumawi tidak bisa menyembunyikan rasa harunya. ia menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kebersamaan yang terus terjaga.


"Terima kasih banyak untuk seluruh sahabat di Warkop Olleng, kerabat PWI, IWO, dan Saudara H. Olleng. Kebersamaan dan kesederhanaan seperti inilah yang menjadi energi luar biasa bagi saya. Semoga silaturahmi ini terus terjaga dengan baik," ujar Andi Jumawi penuh rasa syukur.


Acara kemudian dilanjutkan dengan makan sokko dan palekko lengkap dengan sambal serta menu lainnya yang begitu menggugah selera, dipadukan dengan nikmatnya seduhan kopi khas Warkop Olleng yang menyempurnakan hari bahagia sang Ketua PWI Soppeng. Selamat ulang tahun ke-51, Andi Jumawi! (***)

Published Hawaya💙IWO

Selasa, 25 Agustus 2026

HUT ke-8 IWO Soppeng, Momentum Perkuat Sinergi Pers dan Pemkab Soppeng


SULSELKINI.COM SOPPENG, — Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Soppeng di bawah kepemimpinan Andi Mull Makmun. 


Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Pol PP dan PMK Kabupaten Soppeng yang juga menjabat selaku Plt Kepala Kesbangpol Soppeng, Drs. Andi Muhammad Surahman, M.Si., saat mewakili Bupati Soppeng pada perayaan HUT ke-8 IWO Soppeng, Selasa (25/8/2026).


Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., berhalangan hadir secara langsung lantaran tengah menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, yang dilanjutkan dengan agenda kegiatan bersama Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. 


Meski demikian, sebelum acara dimulai, Bupati telah melakukan kontak telepon secara khusus untuk memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Ketua IWO Soppeng, Andi Mull Makmun.


Dalam amanat yang dibacakan oleh Andi Muhammad Surahman, Bupati berpesan agar sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dan insan pers, terus dijaga serta ditingkatkan.


Peran media online diakui sangat vital dalam mengawal pembangunan daerah dan menyajikan informasi yang edukatif serta berimbang bagi masyarakat.


Acara syukuran HUT ke-8 IWO Soppeng ini berlangsung hangat dan penuh keakraban dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, aparatur penegak hukum, TNI, dinas terkait, tokoh pendidikan, hingga elemen masyarakat sipil.


Daftar Tokoh dan Tamu Undangan yang Hadir. Mewakili Bupati Soppeng, Kasat Pol PP & PMK / Plt. Kesbangpol Drs. Andi Muhammad Surahman, M.Si., Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H diwakili Wakapolres Kompol Tamar, S.Sos., Kasi Humas AKP Husain, dan Kasat Narkoba AKP Heriyadi Nur, S.E., M.M. Dandim 1423/ Soppeng Letkol Inf. Eko Yuliyanto.di wakili Kapten Rusdi beserta jajaran personel. Kodim 1423/Soppeng. Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng Sulta D. Sitohang, S.H., M.H.. Diwakili Kepala Subseksi Intelijen, Syarwan Alfan A. Tahir. Kadis Kominfo Drs. Kanaruddin, Kepala MAN 1 Soppeng Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A., Kabid Kominfo Sopian, serta para ketua organisasi pers PWI, JOIN, JMSI, FKJ serta perwakilan Komunitas Warkop Olleng.


Momentum peringatan ulang tahun ini mempertegas komitmen IWO Soppeng untuk tetap menjadi mitra kritis dan strategis pemerintah daerah dalam mengawal keterbukaan informasi publik.. (***)

Published Hawaya 💙

Kejutan Tumpeng Bank Sulselbar Semarakkan HUT ke-8 IWO Soppeng


SULSELKINI.COM SOPPENG— Bentuk kemitraan dan keakraban antara dunia perbankan dengan insan pers kembali terlihat manis di Kabupaten Soppeng. Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wartawan Online (IWO) Soppeng yang ke-8, pada Selasa (25/8/2026) pimpinan dan jajaran Bank Sulselbar Cabang Soppeng memberikan kejutan hangat berupa hantaran tumpeng sebagai bentuk apresiasi dan ucapan selamat.


Kejutan spesial tersebut dikirimkan langsung oleh Andi Yusri Nur Alam yang akrab disapa Andi Riri, melalui perwakilan karyawannya. Kehadiran utusan Bank Sulselbar ini disambut penuh kekeluargaan oleh para pengurus dan anggota IWO Soppeng.


"Selamat ulang tahun yang ke-8 untuk IWO Soppeng. Semoga IWO semakin solid, profesional, dan terus menjadi pilar penyaji informasi yang akurat serta mengedukasi masyarakat," ujar perwakilan karyawan menyampaikan pesan dari Andi Riri.


Ketua IWO Soppeng, Andi Mull Makmun, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh manajemen Bank Sulselbar. Menurutnya, gesture ini menegaskan kuatnya tali silaturahmi yang selama ini terjalin.


"Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Bank Sulselbar Cabang Soppeng, khususnya di bawah kepemimpinan Andi Yusri Nur Alam. Kehadiran dan perhatian ini sangat bermakna bagi keluarga besar IWO Soppeng," ungkap Andi Mull.


Ia menambahkan bahwa peran media dan lembaga keuangan daerah seperti Bank Sulselbar memiliki keterkaitan erat dalam mendorong kemajuan daerah. 


Sinergitas yang harmonis antara insan pers dan pimpinan Bank Sulselbar diharapkan terus berlanjut demi mendukung keterbukaan informasi publik dan percepatan pembangunan di Kabupaten Soppeng.

Sampai berita ini ditayangkan Hut ke-8 IWO Soppeng masih berlangsung dengan meriah. 
(***)

HAWAYA 💙

Jumat, 21 Agustus 2026

Bupati dan Ketua DPRD Soppeng Hadiri Kenal Pamit Lima PJU Polres

SULSELKINI.COM SOPPENG — Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng dan Ketua DPRD Soppeng H. Andi Muhammad Farid menghadiri acara Kenal Pamit Pejabat Utama (PJU) Polres Soppeng di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Soppeng, Kamis (20/8/2026).

Kehadiran kedua pimpinan daerah tersebut bersama Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle serta jajaran Forkopimda menunjukkan dukungan terhadap kesinambungan tugas dan pelayanan kepolisian di Kabupaten Soppeng.

Dalam acara tersebut, lima pejabat di lingkungan Polres Soppeng berpamitan setelah mendapat penugasan baru. Pada saat yang sama, lima pejabat baru diperkenalkan untuk melanjutkan tugas pada posisi masing-masing.

Jabatan Wakapolres Soppeng yang sebelumnya diemban Kompol Sudarmin, S.Sos., diserahkan kepada Kompol Tamar, S.Sos.

Pada posisi Kasat Reskrim, Dodie Ramaputra, SH., M.H., digantikan IPTU Firman, SH., M.H.

Pergantian juga terjadi pada jabatan Kapolsek Liliriaja. IPTU Alimuddin, S.Sos., menyerahkan tugas tersebut kepada AKP Mahmuddin, A.Md., S.Sos.

Sementara jabatan Kasi Keuangan yang sebelumnya dijabat IPTU Andi Muhammad Fadhil, S.Sos., kini dipercayakan kepada IPDA Jusman Susilo.

Adapun posisi Kanit Regident Satlantas Polres Soppeng yang sebelumnya dijabat IPTU Cietra Ariesta, S.Psi., kini ditempati IPDA Ramli Maulid, SE., M.M.

Selain Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Soppeng, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Soppeng H. Naspidin, Wakil Ketua II DPRD Soppeng Muhammad Taufan, Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto, jajaran PJU Polres Soppeng serta Bhayangkari Soppeng.

Kehadiran unsur pimpinan daerah dalam acara tersebut juga memperlihatkan hubungan kerja antara pemerintah daerah, DPRD, TNI dan Polri yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Soppeng.

Para pejabat lama mendapat penghormatan atas pengabdian selama menjalankan tugas di wilayah hukum Polres Soppeng. Sementara pejabat baru mendapat sambutan untuk melanjutkan tugas dan membangun koordinasi dengan pemerintah daerah serta seluruh unsur terkait.

Pergantian ini sekaligus menandai berlanjutnya estafet pelayanan kepolisian di sejumlah posisi strategis Polres Soppeng. Dengan pejabat baru yang mulai menjalankan tugasnya, koordinasi antara jajaran kepolisian dan unsur pemerintahan daerah diharapkan tetap berjalan baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf. Eko Yulianto diketahui merupakan bagian dari unsur Forkopimda Soppeng dan sebelumnya juga hadir dalam berbagai agenda bersama pemerintah daerah serta jajaran Polres Soppeng.

Acara Kenal Pamit berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjadi momentum bagi jajaran Polres Soppeng untuk melepas pejabat lama sekaligus menyambut pejabat yang akan melanjutkan tugas pada posisi masing-masing.

Published Hawaya

Jejak Pengabdian AKP Dodie Ramaputra di Soppeng Hingga Amanah Baru di Enrekang

SULSELKINI.COM SOPPENG — Rekam jejak penegakan hukum yang presisi dan berkeadilan meninggalkan rekam jejak mendalam di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Selama 1 tahun 3 bulan menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H. berhasil menghadirkan perubahan substansial dalam tata kelola pelayanan hukum dan penindakan kejahatan di wilayah tersebut.


Di bawah kepemimpinannya, Sat Reskrim Polres Soppeng mengukuhkan kinerja impresif. Dari total 616 perkara yang ditangani, sebanyak 671 perkara berhasil diselesaikan—termasuk penuntasan perkara carry over dari periode sebelumnya. Menariknya, penyelesaian ini didominasi oleh pendekatan keadilan restoratif (Restorative Justice).


Sebanyak 374 perkara diselesaikan lewat mekanisme Restorative Justice dengan tetap mengedepankan hak korban, pertanggungjawaban pelaku, serta pemulihan hubungan sosial masyarakat. AKP Dodie Ramaputra menegaskan bahwa penegakan hukum tidak sekadar berfokus pada penghukuman, melainkan juga menghadirkan kepastian, keadilan, dan kemanfaatan (ultimum remedium).


Guna memangkas rantai birokrasi, AKP Dodie merombak sistem pelayanan internal Sat Reskrim. Sejak awal melapor, masyarakat langsung dihubungkan dengan penyidik yang menangani perkara mereka. Transparansi pun diperkuat melalui pengiriman Surat Pemberitahuan Hasil Penyelidikan/Penyidikan (SP2HP) secara berkala agar pelapor memperoleh kepastian hukum tanpa hambatan komunikasi.


Tak berhenti di pembenahan administrasi, AKP Dodie turut meluncurkan inovasi preventif berbasis teknologi melalui program "Mata Kamtibmas". Program ini menginisiasi pemasangan dan pemanfaatan CCTV di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Soppeng dengan menggaet pemerintah desa setempat.


Kehadiran Mata Kamtibmas terbukti ampuh menjadi alat pemantau situasi keamanan, menekan potensi kejahatan, sekaligus mempercepat proses penyidikan melalui bukti rekaman digital.


Budaya kerja internal juga ditata secara intensif. Anggota mengenal AKP Dodie sebagai sosok pimpinan yang gemar membedah konstruksi hukum dan alat bukti secara terperinci melalui gelar perkara tanpa mengenal waktu. Diskusi yang terbuka, evaluasi bulanan (Anev), hingga pemberian apresiasi bagi personel berprestasi menjadi fondasi pembentukan tim penyidik yang adaptif dan solutif.


Ketajaman analisis AKP Dodie Ramaputra dan timnya dibuktikan lewat pengungkapan berbagai kasus besar yang sempat menyita perhatian publik. Salah satunya adalah rekayasa kematian seorang wanita yang awalnya dilaporkan sebagai kematian wajar, pembuktian mendalam penyidik mengungkap fakta sebenarnya bahwa korban tewas akibat penganiayaan oleh suaminya.


Tim Sat Reskrim juga berhasil membongkar misteri hilangnya Nurul Izzah yang sempat tular di media sosial, di mana proses penyelidikan intensif akhirnya mendapati fakta bahwa korban merupakan korban pembunuhan.


Keberhasilan lain meliputi. Penanganan 5 perkara mafia dan penyalahgunaan minyak dan gas (migas). Pengungkapan serta pemberantasan peredaran rokok ilegal. Pemusnahan lebih dari 1.000 botol minuman keras hasil Operasi Pekat.


Sisi humanis kepolisian pun tetap dirawat. Di luar tugas operasional, AKP Dodie menggagas Program SIDIK (Sedekah Ikhlas), sebuah wadah kepedulian sosial personel Sat Reskrim untuk berbagi kepada masyarakat kurang mampu. 


Edukasi hukum mengenai KUHP dan KUHAP baru juga rutin digelar untuk memberikan pemahaman kepada publik dan anggota, disamping memperkuat sinergitas bersama insan pers.


Kini, pengabdian AKP Dodie Ramaputra berlanjut. Perwira pertama Polri tersebut resmi mendapat amanah baru sebagai Kasat Reskrim Polres Enrekang. Bagi Dodie, mutasi merupakan bagian dari perjalanan pengabdian dan ruang belajar untuk memberikan kontribusi yang lebih luas.


Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan Polri, jajaran Polres Soppeng, Pemerintah Daerah, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat Soppeng yang telah memberikan dukungan penuh selama masa tugasnya.


Menatap tugas baru di Kabupaten Enrekang, AKP Dodie Ramaputra membawa komitmen kerja yang tidak berubah, merespons cepat laporan warga, menangani perkara secara tepat, komunikatif dalam pelayanan, serta memegang teguh penegakan hukum yang profesional dan humanis. 


Untuk informasi. Polres Soppeng menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan acara kenal pamit di Halaman Mapolres Soppeng, Kamis (20/8/2026).


Kegiatan ini menandai resminya purna tugas AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H. di Polres Soppeng. Setelah sukses mengabdi di Soppeng, ia kini resmi mengemban amanah baru sebagai Kasat Reskrim Polres Enrekang.. (***)
Published: Hawaya💙

SULSEL KINI

NASIONAL

PILKADA

GAYA HIDUP

KRIMINAL

© Copyright 2019 SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA | All Right Reserved