SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA

SULSEL KINI

Ads

NASIONAL

REGIONAL

POLITIK

BERITA TNI POLRI

Jumat, 02 Desember 2022

Ratusan Personel Brimob Bone Diterjunkan Kawal Kunker Wapres di Kabupaten Wajo

SULSELKINI.COM Wajo.- Dalam rangka pengamanan kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia K. H. Ma'ruf Amin ke Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan, aparat keamanan gabungan TNI-POLRI dan Pemda Wajo mulai melakukan persiapan pengamanan, Jum'at ( 02/12/22 ) pagi tadi.

Pada pengamanan kunjungan kerja Wapres Ma'ruf Amin dalam rangka membuka muktamar As'adiyah ke XV di Kabupaten Wajo besok ( 03/12/22 ) ini, ratusan personel Satbrimob Polda Sulsel Batalyon C Pelopor yang dipimpin langsung Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos.,M.Si. diberangkatkan ke kota yang berjuluk " Bumi Lamaddukelleng ". 

Hal tersebut tampak pada apel gelar yang dipimpin oleh Danrem 141/Tp Brigjend TNI Budi Suharto, S.I.P., M.Si, di halaman Kantor Bupati Wajo Jl.Rusa No.17, Tempe, Kec. Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Selain melibatkan personel Brimob Bone, dalam pengamanan Kunjungan kerja Wakil Presiden RI ini juga melibatkan ratusan aparat TNI-POLRI, Satpol PP dan Dishub Kabupaten Wajo.

Disamping itu pada pengamanan kunjungan kerja Wapres RI ini, juga  melibatkan 1 Unit  Jibom Satbrimob Polda Sulsel Detasemen Gegana yang dipimpin oleh Danden Gegana Kompol Rudi Mandaka.

Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang ditemui pagi tadi, menuturkan bahwa personel Batalyon C Pelopor siap mengamankan agenda kunjungan kerja Wapres RI,

" Insya Allah semua personel kami  siap mengamankan jalan kunjungan kerja RI 2 di Kabupaten Wajo, termasuk kendaraan taktis. Pagi ini personel juga sudah glady dan langsung menempati  lokasi-lokasi plootingannya, semoga kegiatan besok berjalan dengan aman dan lancar," ungkap Kompol Nur Ichsan.



Published Hawaya IWO 💙

Polisi Di Toraja Sebar Opini Negatif Polri Di Medsos Kabid Humas : Itu Asumsi Pribadi Tanpa Bukti, Anggota Itu Kecewa Di Mutasi

SULSELKINI.COM SOPPENG--Viral di media sosial TikTok pernyataan anggota polisi meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membenahi Korps Bhayangkara.

Adalah akun TikTok @Pa Clara St yang mempostingnya. Dalam postingannya, nampak seorang anggota polisi yang mengaku bernama Aksan, anggota Binmas Polres Toraja. Dia minta Kapolri membersihkan Polri dari mafia.

Menurutnya Polri sekarang makin tidak karuan. Kata dia, dari awal sudah tidak bagus. Semisal dari sisi penerimaan. Kata polisi yang mengaku bernama Aksan itu masuk Polri harus bayar. Mau pindah posisi katanya juga harus bayar.

Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana membantah dan mengatakan oknum anggota tersebut memberi pernyataan pribadi atau asumsi sendiri dan tidak didukung dengan data dan bukti.

Komang  menduga pernyataan  anggota tersebut karena  keberatan dan kecewa dirinya dimutasi dari Polres Palopo ke Polres Tator karena dilaporkan telah mempreteli sepeda motor dinas.

"Jadi AIPDA A ini sebelumnya diperiksa oleh propam Polres Palopo karena mempreteli sepeda motor dinas  namun dimutasi ke Polres Tator sehingga penanganan perkaranya dilimpahkan ke Polres Tator," kata Kabid Humas saat ditemui di ruangannya Jumat (02/12), 

"Propam Polres Tator juga sudah  melakukan Sidang Disiplin  dengan putusan Penundaan Pendidikan selama 6 (enam) bulan," lanjut Kabid Humas.

Komang mengaskan  perbuatan AIPDA A yang telah membuat rekaman video opini negatif tentang institusi Polri dan tersebar dimedia sosial tidak dapat dipertanggung jawabkan  kebenarannya.

Olehnya itu, lanjut Komang, Propam  langsung  Melakukan pemeriksaan pelanggaran Disiplin dan/atau Kode Etik Profesi Polri terhadap tindakan  AIPDA A ini.

Dalam pemeriksaan,  kata  Kabid Humas, AIPDA ini telah membuat rekaman video klarifikasi dan permintaan maaf bahwa pernyataannya, tidak ada niat untuk menyebarkan dan hanya ingin mengirim temannya.

Published Hawaya IWO 💙

Kamis, 01 Desember 2022

Tutup dan Saksikan Lomba Police ART Festival 2022 Kapolda Sulsel Bangga pada Karya Kaum Difabel di Sulsel

SULSELKINI.COM --Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana menyaksikan langsung sekaligus menutup lomba Mural dalam ajang Police Art Festival 2022 yang digelar oleh Bid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kamis (01/12). di Aula Andi Mappaodang Polda Sulsel kota Makassar, tadi sore


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulsel yang didampingi Kabid Humas Polda Sulsel serta PJU Polda Sulsel lainnya nampak antusias mengamati karya-karya peserta lomba yang berasal dari berbagai di Sulsel.



Dalam sambutannya Kapolda Sulsel mengatakan dirinya bangga dengan kreatifitas yang ditunjukkan para peserta, walaupun dengan keterbatasan yang dimiliki.


,Ia juga menjelaskan kegiatan Police Art Festival 2022 merupakan implementasi program Presisi Kapolri dalam bentuk Kepedulian dan perhatian Polri terhadap penyandang disabilitas . Ia juga berharap 
ajang seperti ini bisa memberi motivasi kaum Difabel agar dapat terus berkarya.



“Terimakasih sudah mengikuti lomba ini , karena ini juga merupakan silaturrahmi antara Polri dengan masyarakat khususnya penyandang disabilitas"ungkap Kapolda 


Adapun hasil Lomba dalam Police Art Festival 2022  Polda Sulawesi Selatan,  Juara 1  Rahmat Hidayat (Jeneponto), Juara 2  M Isal (Bulukumba) dan Juara 3  Nero Ali Zaenal Assajad (Bone)


Nantinya, pemenang 1 dan 2 dalam ajang ini, akan dikirim lagi untuk berkompetisi di Jakarta untuk kembali beraksi dalam Police Art Festival 2022 yang di gelar Mabes Polri.


Published Hawaya IWO 💙

Polres Soppeng Gelar Upacara Penutupan Latja Siswa Diktukba Polri Gel. II SPN Polda Sulsel

SULSELKINI.COM SOPPENG-- Polres Soppeng secara resmi melepas para Siswa Diktukba Polri SPN Polda Sulsel TA. 2022 yang telah melaksanakan Latihan Kerja ( Latja ) dihalaman Mapolres Soppeng jl. Kemakmuran Kec. Lalabata Kab. Soppeng, Senin 01 Desember 2022

Pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng Akbp Santiaji Kartasasmita S.I.K selaku Inspektur Upacara dan Pama Polres Soppeng Ipda Muhtadi S.Sos selaku komandan upacara.

Kapolres Soppeng Akbp Santiaji Kartasasmita S.I.K dalam amanatnya mengucapkan Apresiasi yang setinggi - tingginya kepada SPN Polda Sulsel  atas kepercayaannya memberikan anak didiknya kepada Polres Soppeng untuk melaksanakan latihan kerja kepada 50 Siswa Polri". Ucapnya.

"Terima kasih atas kepercayaannya telah menitipkan anak didiknya di Polres Soppeng, semoga segala Ilmu yang telah didapatkan nantinya dapat bermanfaat".Jelasnya

Pada kesempatan yang sama, Akbp Santiaji Kartasasmita S.I.K juga menghimbau para Siswa Polri yang telah melaksanakan Latja di Polres Soppeng agar menghindari pelanggaran sekecil apapun karena nantinya para adik siswa akan menjadi ujung tombak Polri dimasa mendatang dan tentunya sebagai kebanggaan Orang tua dan Keluarga. 

Hindari pelanggaran sekecil apapun, karena nantinya para adik siswa akan menjadi ujung tombak Polri dimasa mendatang dan tentunya sebagai kebanggaan Orang tua dan Keluarga, sampaikan salam hangat saya untuk Ka SPN Polda Sulsel, para pengasuh serta para orang tua adik sekalian".sambungnya.

Selain itu dirinya juga memohon maaf kepada para siswa dan pendamping apabila pada pelaksanaan latja di Polres Soppeng terdapat hal - hal yang kurang berkenan, selamat jalan, semoga sampai ke SPN Polda Sulsel dengan selamat dan selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wata Ala".tutupnya 

Sebanyak 50 Siswa Polri SPN Polda Sulsel telah melaksanakan latihan kerja fungsi tekhnis Kepolisian di Polres Soppeng selama 24 hari, dan rencananya akan dilantik nantinya pada 21 Desember mendatang.

Turut hadir Waka Polres Soppeng Kompol H. Muhiddin Yunus S.H M.H, para PJU Polres Soppeng setingkat Kabag, Kasat, Kapolsek, Perwira, dan Pengasuh SPN Polda Sulsel.



Published Hawaya IWO 💙

Peduli Kaum Difabel, Polda Sulsel Gelar Police ART Festival 2022


SULSELKINI.COM -- Puluhan penyandang Disabilitas dari seluruh Sulawesi Selatan mengikuti lomba Mural dalam ajang Police Art Festival 2022 yang digelar oleh Bid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kamis (01/12). di Aula Andi Mappaodang Polda Sulsel kota Makassar


Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana saat ditemui, mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk Kepedulian dan perhatian Polri terhadap penyandang disabilitas . Ia juga berharap 
ajang seperti ini bisa memberi motivasi kaum Difabel agar dapat terus berkarya.



“Ajang ini diharapkan meningkatkan motivasi penyandang disabilitas bisa lebih berkreasi dan berkreatifitas,"harap Kabid Humas


Dijelaskannya juga, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga humanis dalam memberikan layanan kepada seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali, termasuk warga negara penyandang disabilitas.



Nantinya, pemenang dalam ajang Police Art Festival 2022 yang digelar oleh Bid Humas Polda Sulawesi Selatan, akan dikirim lagi untuk berkompetisi di Jakarta untuk kembali beraksi dalam Police Art Festival 2022 yang di gelar Mabes Polri


Published Hawaya IWO 💙

Rabu, 30 November 2022

Kapolda Sulsel Pimpin Press Release hasil Operasi PEKAT LIPU 2022

SULSELKINI.COM --Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Nana Sudjana AS, M.M didampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. CH Patoppoi, S.St.M.K., S.H., Kabid Humas Polda Sulsel Komang Suartana, S.H., S.I.K., M.H. dan Pejabat Utama Polda Sulsel Gelar Press Release hasil Operasi PEKAT LIPU 2022 di Mapolda Sulsel, Rabu (30/11/22).

Operasi kewilayahan tahun 2022 dengan sandi Pekat Lipu. Operasi ini adalah operasi kewilayahan yang dilaksanakan khususnya dalam rangka cipta kondisi dimana beberapa waktu kedepan kita akan melaksanakan operasi lilin 2022/2023 terkait dengan pengamanan natal dan tahun baru.

Untuk operasi Pekat Lipu 2022 waktu pelaksanaan selama 20 hari dimulai dari tanggal 08 november sampai 28 november 2022, adapun sasaran operasi atau target operasi bisa dikatakan penyakit masyarakat seperti judi, sajam, premanisme, miras, asusila dan kejahatan lain yang meresahkan masyarakat.    

Hasil pengungkapan operasi Pekat Lipu 2022 jika dibandingkan tahun 2021 dan tahun 2022 untuk target operasi tahun 2021 yaitu 66 dan ditahun 2022 target operasi dinaikkan 90 orang kemudian non To ada 343 dan ditahun 2022 ada 452 jadi untuk 2021 target operasi sebanyak 409 dan ditahun 2022 ada 542 orang jadi ada peningkatan sebesar 133 orang atau 32,5%. Kasus yang ditangani dalam pelaksanaan operasi Pekat Lipu 388 kasus selama 20 hari di baik ditingkat Polda maupun di Polres, 6 kasus terbanyak adalah penjualan miras tanpa ijin sebanyak 113 kasus, penganiayaan ringan maupun berat sebanyak 51 kasus, judi sebanyak 49 kasus, sajam yang meliputi masalah busur badik dan parang sebanyak 47 kasus, premanisme sebanyak 43 kasus, asusila sebanyak 37 kasus.                  

“Kami sampaikan bahwa operasi Pekat Lipu ini sebagai langkah Polri dalam upaya untuk menekan angka kejahatan di daerah Sulawesi Selatan”ucap Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Nana Sudjana AS, M.M.

Pelaksanaan operasi yang ada Sulsel sudah dilakukan secara optimal yang mana sudah memenuhi target yang diberikan dalam hal ini polri tidak akan berhenti disini kedepannya akan terus ditingkatkan juga mengedepankan upaya  pencegahan serta mengandeng instansi lainnya dan tokoh masyarakat.

Published Hawaya IWO 💙

Kapolres Soppeng Bergerak Cepat Respon Keluhan Warga

SULSRLKINI.COM SOPPENG--Tindak Lanjut Program Jumat Curhat, Kapolres Soppeng Akbp Santiaji Kartasasmita S.I.K bergerak cepat respon keluhan warga dengan membersihkan rumput gajah dibahu jalan Lawara Desa Rompegading Kec. Liliriaja Kab. Soppeng, Selasa 29 November 2022.

Kapolres Soppeng Akbp Santiaji Kartasasmita S.I.K dalam kesempatannya mengungkapkan bahwa "pembersihan rumput gajah yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut keluhan warga pada Program Jumat Curhat Polres Soppeng di Desa Rompegading pada waktu lalu". Ujarnya

"Pembersihan rumput gajah ini sebagai tindak lanjut atas keluhan warga pada Program Jumat Curhat Polres Soppeng pada waktu lalu di Desa Rompegading dimana warga mengeluhkan rumput gajah tersebut menghalangi pandangan pengendara yang dapat menimbulkan Kecelakaan".jelasnya

Dirinya pun menghimbau warga khususnya di Desa Rompegading agar tidak lagi menanam rumput gajah dibahu jalan sehingga dapat mencegah dan menekan terjadinya Laka Lantas.

Sementara Pemerintah Desa Rompegading bersama Anggota BPD mengapreasiasi gerak cepat Kapolres Soppeng Akbp Santiaji Kartasasmita S.I.K dalam menindak lanjuti keluhan warga.

Kepala Desa Rompegading Sakmawati mengucapkan banyak terima kasih atas respon cepat Kapolres Soppeng dalam menindak lanjuti keluhan warga terkait rumput gajah yang tumbuh menjulang dibahu jalan Lawara Desa Rompegading.

"Terima kasih yang sebesar - besarnya kepada Kapolres Soppeng Akbp Santiaji Kartasasmita telah merespon keluhan warga kami".bebernya (Selasa 29/11/2022) 

Selain itu dirinya juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Soppeng yang berkolaborasi dalam menggalakkan Program Jumat Curhat dengan mendengarkan langsung keluhan warga.   

Dengan menggunakan alat berat, Proses pembersihan rumput gajah yang dipimpin Kapolres Soppeng Akbp Santiaji Kartasasmita S.I.K berlangsung aman dan lancar.


Published Hawaya IWO 💙

SULSEL KINI

NASIONAL

PILKADA

GAYA HIDUP

KRIMINAL

© Copyright 2019 SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA | All Right Reserved