SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA

SULSEL KINI

Ads

NASIONAL

REGIONAL

POLITIK

BERITA TNI POLRI

Sabtu, 21 Maret 2026

Khatib Dr Musmuliadi: Taqwa Harus Memancar dalam Akhlak dan Hubungan Sosial


SULSELKINI.COM SOPPENG, – Ribuan jamaah memadati Masjid Agung Darussalam Watansoppeng untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H pada Sabtu (21/3/2026). Meski rencana awal pelaksanaan shalat digelar di Lapangan Gasis, kondisi cuaca yang tidak bersahabat memaksa panitia memindahkan lokasi ke dalam masjid.


Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti prosesi ibadah yang dihadiri langsung oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, Wakil Bupati Soppeng Selle Ks Dalle, Sekda Soppeng Andi Muhammad Surahman, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat, termasuk mantan Wakil Bupati Soppeng, Supriansa.


Dalam kesempatan tersebut, Dr. Musmuliadi yang bertindak sebagai khatib menyampaikan pesan mendalam mengenai makna kemenangan sejati. Ia menekankan bahwa Ramadhan seharusnya dipandang sebagai "madrasah ruhaniyah" atau sekolah spiritual yang membentuk karakter bertaqwa, penuh cinta, dan istiqamah.


"Keberhasilan Ramadhan tidak cukup diukur dari tuntasnya ibadah puasa, melainkan dari sejauh mana nilai-nilai tersebut tetap hidup dalam hati dan akhlak setelah bulan suci berlalu," ujar Dr. Musmuliadi di hadapan ribuan jamaah.


Menurutnya, Idul Fitri bukan sekadar seremoni pergantian suasana, melainkan momentum evaluasi diri. Kemenangan yang hakiki, lanjut dia, tercermin dari hati yang lebih bersih dan hubungan sosial yang lebih harmonis.


Kepala MAN 1 Soppeng yang juga dosen STAI Al-Gazali ini menggarisbawahi bahwa taqwa tidak boleh berhenti sebagai konsep teoretis. Buah dari ketaqwaan harus terwujud dalam interaksi nyata, baik kepada Sang Pencipta maupun sesama manusia.


"Buah taqwa itu tidak hanya tampak di masjid, tetapi juga dalam rumah tangga, lingkungan masyarakat, hingga cara kita berbicara dan memperlakukan orang lain," tegas peraih predikat Kepala Madrasah Berprestasi tahun 2020 tersebut.


Ia mengajak jamaah untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik untuk memperkuat silaturahim, memuliakan orang tua, dan menumbuhkan kasih sayang di tengah dinamika sosial yang terus berubah.


Kehadiran lengkap jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Soppeng dalam shalat Id ini menjadi simbol kuatnya harmoni antara pemimpin dan masyarakat. 


Idul Fitri dipandang sebagai ruang bersama untuk mempererat ukhuwah dan persatuan pasca-sebulan penuh menjalani penempaan diri.


Acara ditutup dengan doa bersama dan tradisi berjabat tangan (mushafahah) antar-jamaah, mempertegas pesan khatib bahwa fitrah sejati adalah kembali kepada Allah dengan hati bersih dan kembali kepada sesama dengan ketulusan maaf.

Bertindak sebagai Imam dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H ini adalah Ustaz Muh. Tang Abu, S.Pd.I., M.Pd.I., yang juga merupakan Imam Masjid Agung Darussalam Watansoppeng. Sementara itu, rangkaian ibadah dipandu oleh Mubalig H. A. Muh. Akram, S.IP., M.Si. sebagai pemandu acara (protokol)." (***)

💙

Sinergi BRI dan PT Lamataesso Mattappa, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Soppeng


SULSELKINI.COM SOPPENG – Suasana sore di Pasar Ramadhan Kabupaten Soppeng tampak berbeda dari biasanya. Di tengah keriuhan warga yang berburu takjil, sejumlah karyawan BRI Cabang Soppeng hadir menyapa hangat para pengunjung. Bukan sekadar hadir, mereka membawa misi edukasi finansial dalam balutan aksi simpatik jelang berbuka puasa, Kamis (12/3/2026).


Di bawah kepemimpinan Rahmatulloh Habibi, Pemimpin Cabang BRI Watansoppeng, kian gencar menunjukkan eksistensinya. Melalui sinergi apik dengan PT. Lamataesso Mattappa Perseroda Kab. Soppeng, BRI memastikan layanan perbankan hadir lebih dekat, bahkan di pusat keramaian warga.


Sambil membagikan senyum dan menyapa warga, para petugas BRI terlihat aktif memberikan penjelasan mengenai tiga produk unggulan yang dirancang untuk masa depan masyarakat:
- BritAma: Tabungan dengan fasilitas digital yang memudahkan transaksi harian.
- Tabungan Emas: Solusi investasi aman dan syariah untuk menjaga nilai kekayaan.
- Asuransi Aurora Plus: Perlindungan jiwa dan kesehatan yang memberikan rasa aman bagi keluarga.


Aksi "jemput bola" ini memanen respon positif dari pengunjung. salah satu karyawan BRI Cabang Soppeng yang terjun langsung di lapangan, menuturkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kehadiran BRI di tengah masyarakat.


"Kami hadir menyapa warga secara langsung untuk memberikan literasi keuangan. Momen Ramadhan ini sangat pas untuk berbagi informasi bagaimana mengelola THR atau penghasilan agar tidak sekadar habis, tapi bisa diinvestasikan melalui Tabungan Emas atau diproteksi dengan Aurora Plus," ujar salah satu karyawan BRI Soppeng di sela-sela kegiatan.


Kehadiran BRI di Pasar Ramadhan tahun ini merupakan bagian dari visi Rahmatulloh Habibi untuk menjadikan BRI Soppeng sebagai mitra utama pertumbuhan ekonomi daerah. 


Kerja sama dengan PT. Lamataesso Mattappa Perseroda membuktikan bahwa kolaborasi antara sektor perbankan dan BUMD dapat menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan bagi pedagang pasar maupun pengunjung.


Dengan strategi komunikasi yang humanis ini, BRI Soppeng tidak hanya dikenal sebagai tempat menyimpan uang, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat dalam merencanakan masa depan yang lebih mapan.
💙Y2

Jumat, 06 Maret 2026

Dihadiri Bupati Suwardi Haseng, Buka Puasa IWO Soppeng Berlangsung Khidmat


SULSELKINI, SOPPENG – Di bawah langit senja bulan suci Ramadhan 1447 H yang penuh berkah, organisasi pers Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Soppeng menggelar acara buka puasa bersama yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, Kamis (5/3/2026).


Kegiatan yang dipusatkan di Kantor IWO Soppeng, Jalan Pemuda, ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momentum refleksi tujuh tahun perjalanan IWO dalam menyampaikan informasi di Bumi Latemmamala.


Acara ini menjadi istimewa dengan kehadiran Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, yang hadir di tengah kesibukannya sebagai pimpinan daerah. Kehadiran beliau menjadi simbol harmonisasi antara pemerintah dan insan pers.


Turut hadir dalam jajaran tamu kehormatan. Ustadz Dr. Musmuliadi, S.Ag., MA (Kepala MAN 1 Soppeng). Camat Ganra Muhammad Lutfi, SE., MM. Lurah Botto H. Munadir Nurdin, S.Sos. Musdar Asman (Direktur Utama PT Lamataesso Mattappa Perseroda) beserta jajaran. Ade Irawan (Ketua Partai Nasdem Soppeng). Andi Appa Akbar Singke (Tokoh Masyarakat). Ruslan Efendi (Ketua Pemuda Muhammadiyah Soppeng). Para Ketua organisasi pers se-Kabupaten Soppeng, Ketua LSM Sidik, Komunitas Warkop Olleng, serta puluhan pengurus dan anggota IWO Soppeng.


Suasana religius semakin kental saat Ustadz Dr. Musmuliadi menyampaikan kultum menjelang berbuka. Dalam tausiyahnya, beliau mengupas tuntas hikmah Ramadhan sebagai madrasah spiritual untuk membentuk karakter yang jujur dan amanah—nilai yang sangat relevan dengan integritas seorang jurnalis.


Ketua IWO Soppeng, Andi Mull Makmun, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Bupati Soppeng dan seluruh tamu undangan.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati H. Suwardi Haseng. Di tengah jadwal beliau yang sangat padat sebagai pimpinan tertinggi di daerah ini, beliau masih menyempatkan hadir di acara kami yang sangat sederhana ini. Ini adalah kehormatan besar bagi keluarga besar IWO," ujar Andi Mull.


Ia juga menambahkan bahwa kehadiran lintas tokoh mulai dari pejabat, politisi, pengusaha, hingga aktivis, merupakan wujud nyata bahwa IWO Soppeng diterima dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat.


Kegiatan ini mengusung misi mempererat tali silaturahmi yang selama ini telah terjalin kuat. Buka puasa bersama ini menjadi bukti bahwa pers bukan sekadar pengawas sosial, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang sehat dan edukatif.


Acara ditutup dengan santap bersama dalam suasana penuh keakraban. Gelak tawa dan diskusi ringan yang mengalir di antara para tamu menggambarkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan di Kabupaten Soppeng. (***)

💙

Rabu, 25 Februari 2026

Bupati Soppeng Buka Pasar Ramadhan" Marowa na Mattuju"


SULSELKINI.COM SOPPENG --Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, secara resmi membuka kegiatan Pasar Ramadan Sukses Kabupaten Soppeng Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Gasis Watansoppeng, Selasa (24/2/2026). 

Kegiatan yang digelar oleh PT Lamataesso Mattappa Perseroda ini akan berlangsung hingga 15 Maret 2026 dan melibatkan puluhan pelaku UMKM lokal.

Dalam laporan Ketua Panitia, Agus, disampaikan bahwa Pasar Ramadan bukan sekadar tempat berburu takjil dan menunggu waktu berbuka puasa, tetapi juga ruang silaturahmi, ruang berbagi rezeki, serta ruang tumbuhnya ekonomi masyarakat.

“Tahun ini sebanyak 87 tenant pelaku UMKM turut ambil bagian. Ini bukan sekadar angka, tetapi bukti semangat berusaha masyarakat kita yang terus tumbuh. Dari total 152 pendaftar, yang kami fasilitasi sebanyak 77 tenant makanan dan minuman, 7 tenant usaha fashion, serta 3 tenant sponsor. Kami memprioritaskan UMKM lokal Kabupaten Soppeng agar bisa maju bersama,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam filosofi Bugis, angka 87 dimaknai sebagai "marowa na mattuju", yang mencerminkan harapan akan keberkahan dan keberhasilan. 

Sementara itu, Direktur Utama PT Lamataesso Mattappa Perseroda, Musdar Asman, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan event perdana yang dilaksanakan Perseroda atas dorongan Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Ia menjelaskan bahwa Perseroda saat ini mengelola tiga unit usaha utama, yakni pengelolaan Taman Wisata Alam Lejja, Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) di Bentengnge, serta usaha transportasi bus. 

Pasar Ramadan Sukses menjadi langkah awal pengembangan unit usaha baru di bidang event organizer dan pengelolaan kegiatan daerah.

“Ini menjadi ruang kolaborasi antara Perseroda, UMKM, dan unsur pemuda di Kabupaten Soppeng. Bahkan setelah Ramadan, insyaallah Perseroda juga akan menghadirkan usaha penyewaan tenda ukuran 3x3 sebagai pengembangan dari kegiatan ini,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng menegaskan bahwa Pasar Ramadan Sukses bukan hanya sarana memenuhi kebutuhan berbuka puasa, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil inisiatif pemerintah daerah untuk memastikan tradisi pasar Ramadan tetap berjalan, dengan tetap memperhatikan aturan dan efisiensi anggaran. Karena itu, Perseroda ditunjuk sebagai pelaksana agar kegiatan dapat terlaksana secara profesional dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini adalah langkah nyata dalam mendorong UMKM lokal agar semakin mandiri dan berdaya saing. Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen menjadikan UMKM sebagai pilar utama penguatan ekonomi daerah,” tegasnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk lokal, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana meningkatkan kualitas ibadah dan kebersamaan.

Acara pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda, Pj. Sekda Kabupaten Soppeng, para Staf Ahli dan Asisten Setda, Kepala SKPD, para Camat, pimpinan organisasi masyarakat dan pemuda, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

y2💙

Senin, 23 Februari 2026

Rekor Ekonomi Dan Integritas, Capaian Emas Satu Tahun Suwardi-Selle


SULSELKINI.COM SOPPENG – Tepat satu tahun perjalanan kepemimpinan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, dan Wakil Bupati, Ir. Selle KS Dalle, membawa perubahan bagi Kabupaten Soppeng. Momen bersejarah ini dirayakan dalam acara "Refleksi Satu Tahun Pemerintahan",  yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ribuan masyarakat di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Minggu (22/2/2026).


Melalui tayangan video refleksi, para tamu undangan diajak menengok kembali rekam jejak, kerja keras, serta tantangan yang dihadapi pasangan pemimpin ini dalam mewujudkan visi "Soppeng Sehat, Maju, dan Berdaya Saing Berbasis Agropolitan."


Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa refleksi ini adalah "panggung kejujuran" bagi pemerintahannya. Ia mengungkapkan bahwa tahun pertama tidaklah mudah karena adanya tantangan fiskal yang berat.


"Refleksi hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung kejujuran untuk melihat sejauh mana janji telah ditunaikan dan tantangan apa yang masih menghadang," ungkap H. Suwardi Haseng.


Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyampaikan rasa syukur atas satu tahun pengabdian bersama Wakil Bupati Selle Ks Dalle untuk masyarakat Soppeng. Ia juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.


Bupati mengungkapkan bahwa di awal masa pemerintahan, Kabupaten Soppeng menghadapi tantangan fiskal akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, yakni pengurangan APBD sebesar kurang lebih Rp70,6 miliar pada 2025 dan kembali berkurang Rp188 miliar pada 2026. Meski demikian, pemerintah daerah memilih jalur inovasi dan efisiensi tanpa membebani masyarakat.


Lebih lanjut, Bupati Soppeng menjelaskan bahwa  secara makro, hingga September 2025 ekonomi Soppeng tumbuh 4,73 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 73,63 persen. Angka kemiskinan berada pada kisaran 6,65 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan dan nasional. Inflasi per November 2025 tercatat 2,42 persen, juga lebih rendah dari rata-rata provinsi dan nasional.


Untuk sektor pendidikan, Pemkab Soppeng mengalokasikan 33,4 persen APBD 2025. Sejumlah program strategis telah direalisasikan, antara lain pengadaan 5.400 set seragam dan sepatu gratis untuk siswa baru SD dan SMP, pengadaan 65 unit smart board, rehabilitasi 20 satuan pendidikan melalui APBD serta revitalisasi 23 sekolah melalui APBN.


Implementasi Sekolah Rakyat menjadi salah satu program strategis nasional yang berhasil dihadirkan di Soppeng. Kabupaten Soppeng ditetapkan sebagai salah satu dari 100 titik tahap pertama Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial RI dengan nama Sekolah Rakyat 64 Soppeng. Untuk 2026, pembangunan Sekolah Rakyat berkonsep boarding school dengan anggaran Rp243 miliar yang saat ini sementara dalam proses  pembangunan diatas areal seluas 7,1 hektar, berlokasi di Lingkungan Laempa Kelurahan Lalabata Rilau.


Atas komitmen tersebut, pada 29 November 2025, Pemkab Soppeng menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi terhadap kemajuan pendidikan.


Sedangkan di sektor kesehatan, peningkatan layanan difokuskan pada RSUD Latemmamala. Berbagai pembenahan dilakukan, mulai dari penyediaan obat, optimalisasi antrean JKN Online, implementasi SIM-RS, hingga peningkatan fasilitas ruang rawat inap sesuai standar KRIS.


Defisit anggaran BLUD RSUD berhasil ditekan dari Rp18,8 miliar di akhir 2024 menjadi Rp3,7 miliar di akhir 2025. Selain itu, penguatan puskesmas, pembangunan Unit Transfusi Darah, serta alokasi Rp28,2 miliar untuk mendukung Universal Health Coverage (UHC) Non-Cut Off turut memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.


Sektor pertanian menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah. Total anggaran prasarana dan sarana pertanian 2025 mencapai Rp57,17 miliar, mencakup pembangunan jalan usaha tani, irigasi, program listrik masuk sawah, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta benih unggul.


Produksi padi meningkat 9,93 persen dan produksi jagung melonjak 32,50 persen dibanding tahun sebelumnya. Serapan gabah petani juga melampaui target hingga 117 persen.


Kabupaten Soppeng juga meraih penghargaan dari Bank BRI atas implementasi Kartu Tani terbaik kedua di Sulawesi Selatan.


Di sektor infrastruktur, peningkatan dan preservasi enam ruas jalan sepanjang 3,7 km, penggantian dua jembatan, serta peningkatan dua ruas jalan melalui Inpres dengan dukungan APBN senilai sekitar Rp50 miliar telah dilaksanakan.


Pada aspek tata kelola pemerintahan, Kabupaten Soppeng meraih skor 80,48 dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) oleh KPK, menempatkan Soppeng pada peringkat pertama kategori Zona Hijau/Terjaga di Sulawesi Selatan. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tahun 2025 juga meningkat menjadi 88,53.


Menutup paparannya, Bupati Suwardi Haseng mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung visi "Soppeng Sehat, Maju dan Berdaya Saing berbasis Agropolitan." Meski tantangan anggaran di tahun 2026 diprediksi akan kembali berkurang , pemerintah optimis inovasi akan tetap menjadi motor penggerak pembangunan.

Acara turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Soppeng, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah dan jajaran ASN, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi, kepala desa dan lurah, insan pers, serta masyarakat Kabupaten Soppeng, yang memberikan apresiasi atas capaian satu tahun kepemimpinan tersebut. (***)

ya2💙

Minggu, 22 Februari 2026

Satu Tahun Suwardi-Selle: Ketua PGRI Sulsel Puji Transformasi Pendidikan di Soppeng


SULSELKINI.COM SOPPENG – Genap satu tahun masa kepemimpinan Bupati H. Suwardi Haseng, S.E. dan Wakil Bupati Selle KS Dalle, sektor pendidikan di Kabupaten Soppeng mencatatkan rapor hijau yang membanggakan. 


Hal ini ditegaskan dengan penganugerahan penghargaan Dwija Praja Nugraha 2025 oleh Pengurus Besar PGRI.


Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Prof. Hasnawi Haris, M.Hum, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi pasangan pemimpin ini. 


Menurutnya, dalam waktu satu tahun, Suwardi-Selle telah menunjukkan keberpihakan yang konkret, mulai dari dukungan anggaran hingga penguatan profesionalisme guru.


"Secara substantif, penghargaan ini menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinan Bapak Suwardi Haseng dan Bapak Selle KS Dalle, tata kelola pendidikan di Soppeng mengalami penguatan signifikan," ujar Prof. Hasnawi ke redaksi sulselinfo.com. Sabtu, (21/2/2026). 

Ia menambahkan bahwa relasi konstruktif yang dibangun pemerintah daerah dengan komunitas pendidikan selama setahun terakhir telah berdampak langsung pada stabilitas dan produktivitas sekolah-sekolah di Bumi Latemmamala, pungkas Prof. Hasnawi. (***)
Y2Br

Sabtu, 21 Februari 2026

Ketua Pemuda Muhammadiyah Soppeng Apresiasi 1 Tahun Kepemimpinan H. Suwardi Haseng


SULSELKINI.COM Soppeng – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng sejumlah kalangan mulai menilai arah kebijakan dan program pembangunan daerah. 

Apresiasi datang dari Ketua Pemuda Muhammadiyah Soppeng, Ruslan Efendi.
Ruslan Efendi menilai dalam kurun waktu satu tahun terakhi kepemimpinan Bupati Suwardi Haseng menunjukkan langkah yang cukup positif, khususnya dalam upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan serta mendorong pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Soppeng.

Menurutnya sejumlah kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah mulai memperlihatkan arah perubahan yang diharapkan masyarakat. Ia juga menilai kepemimpinan yang terbuka terhadap masukan dari berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik.

“Dalam satu tahun ini kita melihat ada upaya pembenahan di berbagai sektor. Tentu masih banyak yang perlu ditingkatkan, tetapi langkah awal ini patut diapresiasi,” ujar Ruslan.

Ia berharap pada tahun-tahun berikutnya pemerintah daerah semakin fokus pada penguatan program yang berdampak langsung kepada masyarakat mulai dari peningkatan kualitas pelayanan dasar pembangunan ekonomi daerah hingga penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

Ruslan juga menegaskan bahwa dukungan dan kritik konstruktif dari masyarakat, termasuk dari kalangan pemuda dan organisasi keagamaan, sangat penting agar roda pemerintahan dapat berjalan lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan warga.

“Harapan kami kepemimpinan Bupati Suwardi Haseng terus menjaga komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat,” tutupnya.
Y2

SULSEL KINI

NASIONAL

PILKADA

GAYA HIDUP

KRIMINAL

© Copyright 2019 SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA | All Right Reserved