SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA

SULSEL KINI

Ads

NASIONAL

REGIONAL

POLITIK

BERITA TNI POLRI

Kamis, 25 Juni 2026

Plt Kepala BKPSDM Soppeng: Pemberhentian Sementara Kadis Dukcapil Mengacu PP 94 Tahun 2021


SULSELKINI.COM SOPPENG, SULSELINFO.com – Pemerintah Kabupaten Soppeng memberikan klarifikasi tegas terkait polemik yang berkembang di masyarakat mengenai status jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Soppeng. Langkah yang diambil dipastikan bukan penonaktifan atau pencopotan, melainkan pemberhentian sementara yang sah secara regulasi Aparatur Sipil Negara (ASN).


Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Soppeng, Muhammad Irfan, menegaskan bahwa kebijakan tersebut diambil demi kelancaran proses pembinaan dan pemenuhan kebutuhan organisasi.


“Tidak ada penonaktifan. Yang ada adalah pemberhentian sementara dalam rangka pembinaan dan kebutuhan organisasi. Ini merupakan bagian dari mekanisme resmi ASN,” ujar Muhammad Irfan, Rabu (24/6/2026).


Irfan meminta publik untuk dapat membedakan antara pencopotan jabatan dan pemberhentian sementara. Ia menekankan bahwa dalam posisi saat ini, hak dan status jabatan definitif yang bersangkutan tidak serta-merta hilang.


“Perlu dibedakan, bahwa pemberhentian sementara itu status jabatan definitifnya belum berubah,” jelasnya menambahkan.


Penjelasan resmi ini sekaligus membantah opini yang beredar di masyarakat yang menyebut keputusan pemerintah daerah tersebut cacat hukum. Irfan memaparkan bahwa langkah yang diambil Pemkab Soppeng memiliki landasan hukum yang kuat dan terukur.


Acuan utama kebijakan ini adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS. Berdasarkan aturan tersebut, seorang pejabat dapat dibebaskan sementara dari tugas jabatannya guna mendukung kelancaran pemeriksaan atas dugaan pelanggaran disiplin, khususnya yang masuk dalam kategori berat.


Dengan demikian, proses ini murni merupakan tindakan administratif yang sah di dalam sistem kepegawaian, bukan keputusan sepihak di luar koridor hukum.


Lebih lanjut, Irfan menyayangkan adanya opini dari beberapa pihak yang masih menyandarkan argumennya pada regulasi lama yang sudah tidak berlaku, seperti Permendagri Nomor 76 Tahun 2015. Padahal, aturan tersebut telah dicabut dan diperbarui melalui Permendagri Nomor 60 Tahun 2021.


“Semua ada mekanismenya. Kita bekerja berdasarkan aturan yang berlaku saat ini, bukan asumsi,” tegasnya.


Ia juga menilai tudingan cacat hukum yang dialamatkan kepada pemda terlalu dini. Menurutnya, pemberhentian sementara ini justru dilakukan untuk menjaga objektivitas dan independensi proses pemeriksaan internal yang sedang berjalan.


Di akhir keterangannya, Pemkab Soppeng memastikan bahwa dinamika internal ini sama sekali tidak mengganggu pelayanan masyarakat. Urusan administrasi kependudukan di Dinas Dukcapil dipastikan tetap prima.


“Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal seperti biasa. Tidak ada penghentian layanan,” pungkas Irfan.


Melalui BKPSDM, Pemerintah Kabupaten Soppeng mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sepihak sebelum seluruh proses administratif kepegawaian ini rampung sepenuhnya. (***).

Published hawaya

Senin, 22 Juni 2026

Masa Bakti Habis 21 Juni, Legitimasi Golkar Soppeng di Bawah Andi Kaswadi Berakhir


SULSELKINI.COM ​Soppeng – Masa bakti kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Soppeng periode 2021-2026, yang dipimpin Andi Kaswadi Razak, resmi berakhir hari ini, Minggu (21/6/2026).

Surat Keputusan (SK) penetapan pengurus tersebut sebelumnya ditandatangani di Makassar tepat lima tahun lalu, pada 21 Juni 2021.

​Dokumen SK tersebut menegaskan tanggung jawab besar yang diemban pengurus selama lima tahun terakhir, mulai dari pelaksanaan program umum hasil Munas X 2019 dan Rakernas 2021, konsolidasi organisasi, hingga pembentukan kader di tingkat desa, kelurahan, hingga TPS. Pengurus juga ditargetkan untuk memenangkan kontestasi politik, baik Pemilu Legislatif, Pilpres, maupun Pilkada serentak yang telah berlangsung di tahun 2024 lalu.

​Dengan berakhirnya masa jabatan ini, muncul pertanyaan mengenai arah kebijakan DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terkait keberlangsungan organisasi di Bumi Latemmamala tersebut. Selain itu, apakah kepengurusan lama ini masih bisa menurunkan berbagai kebijakan organisasi.

​Menanggapi dinamika masa jabatan kepengurusan di tingkat daerah, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel, Kadir Halid, memberikan sinyal mengenai prosedur yang akan ditempuh. 

Kadir menyebutkan bahwa pihaknya selalu mengacu pada ketentuan organisasi yang berlaku. ​“Setelah kami inventarisir, ada tiga DPD II yang habis masa jabatannya di bulan Maret. Kalau sampai Mei, totalnya ada sembilan,” ujar Ketua Komisi D DPRD Sulsel tersebut, beberapa waktu lalu.  

​Terkait langkah selanjutnya bagi pengurus yang masa baktinya telah habis, Kadir menjelaskan terdapat dua opsi utama yang dapat diambil oleh DPD I. Pertama, perpanjangan Masa Jabatan. Opsi ini dapat ditempuh namun memerlukan restu atau persetujuan langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Kedua, dengan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt). Opsi ini memungkinkan penunjukan Plt ketua dari jajaran pengurus DPD I. Keputusan ini cukup diambil melalui mekanisme DPD I dan selanjutnya dilaporkan kepada Ketua Umum.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai opsi mana yang akan diambil untuk kepengurusan di Soppeng pasca berakhirnya SK periode 2021-2026 hari ini. (sah)

PB 💙

Sabtu, 20 Juni 2026

Bupati Soppeng Harapkan Duta Anak 2026 jadi Pelopor dan Pelapor


SULSELKINI.COM SOPPENG — Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng berharap Duta Anak Kabupaten Soppeng dapat berperan sebagai pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak anak serta perlindungan anak dari berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda. Harapan tersebut disampaikan saat membuka Pemilihan Duta Anak Kabupaten Soppeng Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Sabtu (20/6/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Forum Anak Kabupaten Soppeng yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suwarni Suwardi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Soppeng Hj. A. Husniati, S.Sos., M.M., Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, sejumlah pimpinan OPD terkait, para juri, pengurus Forum Anak Soppeng Latemmamala, serta para finalis Duta Anak Kabupaten Soppeng.

Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa. Karena itu, pemenuhan hak anak dan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan maupun diskriminasi menjadi tanggung jawab bersama. 

Menurutnya, keberadaan Duta Anak diharapkan mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak anak serta perlindungan anak dari kekerasan, perundungan, maupun pernikahan usia dini. Duta Anak juga diharapkan dapat menyuarakan aspirasi anak mulai dari tingkat daerah hingga nasional.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Hj. A. Husniati, mengatakan pembinaan anak memerlukan dukungan lingkungan yang sehat dan aman agar setiap anak dapat berkembang sesuai potensinya.

"Anak ibarat benih yang sedang tumbuh. Tugas kita bukan menariknya agar cepat besar, melainkan memastikan tanahnya subur, airnya cukup, dan lingkungannya aman. Dengan cara itu mereka dapat berkembang sesuai potensi yang dimiliki," ujarnya.

Husniati menambahkan, Duta Anak yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi bagi anak-anak di Kabupaten Soppeng. Mereka tidak hanya menjalankan peran seremonial, tetapi juga hadir di tengah teman sebaya untuk memahami berbagai persoalan yang dihadapi anak.

"Duta Anak bukan dipilih untuk menjadi yang paling menonjol di atas panggung. Mereka diharapkan mampu hadir di tengah teman-temannya, mendengar persoalan yang dihadapi anak, lalu menyampaikannya melalui jalur yang tepat," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Soppeng juga mengajak seluruh finalis untuk mengembangkan kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan merencanakan masa depan sebagai bekal menghadapi tantangan di masa mendatang. 

Pemilihan Duta Anak Kabupaten Soppeng Tahun 2026 diikuti oleh puluhan peserta yang akan bersaing untuk menjadi representasi anak-anak Soppeng dalam menyuarakan aspirasi, hak, dan kepentingan anak di berbagai forum.

Published Ya2💙

Senin, 08 Juni 2026

Brigjen Faizal Gelar Silaturahmi Bersama Bupati Suwardi Haseng dan Tokoh Soppeng


SULSELKINI.COM SOPPENG, 7/6/2026 — Tasyakuran dan silaturahmi Brigjen Pol Faizal di Takkalalla, Kecamatan Marioriwawo, Minggu malam, menjadi ruang pertemuan sejumlah tokoh penting Soppeng. Momentum ini menguatkan keakraban lintas figur, termasuk pertemuan H Suwardi Haseng, Andi Mapparemma, dan beberapa tokoh lainnya.

Acara digelar sekaitan dengan kepulangan Brigjen Faizal dari ibadah haji, sekaligus ungkapan syukur atas amanah yang diemban sebagai Wakapolda NTT. Hadir jajaran Polres Soppeng, para guru yang pernah mengajar Brigjen Faizal sejak jenjang SD hingga SMA, alumni SMA Cangadi, Alumni SMP 1 Takkalalla, serta tokoh masyarakat dari berbagai wilayah.

Sejumlah nama tampak hadir, di antaranya Dr. Nurmal Idrus, Andi Takdir Akbar Singke, dan Iwan Wahyu. Kehadiran tokoh-tokoh ini mempertegas posisi acara sebagai titik temu sosial. 

Dalam sambutannya, Brigjen Faizal menyampaikan perjalanan panjangnya menunaikan ibadah haji yang telah dinantikan selama 15 tahun. Ia juga menyebut kebanggaan keluarga, termasuk anak bungsunya yang kini masuk Akademi Kepolisian.

“Ini bentuk syukur kami sekeluarga. Sekaligus mempererat silaturahmi dengan semua pihak,” ujarnya.

Ia secara khusus mengapresiasi kehadiran Bupati Soppeng, serta mengajak seluruh keluarga dan kolega untuk mendukung Pemerintahan Suwardi Haseng. “Ini tanggung jawab kita bersama sebagai warga Soppeng,” katanya.

Ceramah agama disampaikan Ustadz Erwin S.Pd.I, menekankan pentingnya menjaga nilai kebersamaan dan memperkuat ukhuwah. 

Di luar rangkaian acara formal, interaksi antar tokoh menjadi perhatian. Pertemuan Suwardi Haseng, Andi Mapparemma, dan Brigjend Faizal berlangsung cair. Percakapan ringan dan saling sapa mencerminkan suasana rekonsiliasi sosial yang mengemuka secara alami.

Malam itu, tasyakuran tidak hanya menjadi ekspresi syukur personal, tetapi juga panggung kebersamaan. Ruang di mana relasi lama dirawat, dan jarak mencair dalam keakraban. (***)

PB: ya2💙

Minggu, 07 Juni 2026

Redupkan Rivalitas Pilkada, Suwardi Haseng dan Mapparemma Kompak di Panggung 'Gebyar Monas'


SULSELKINI.COM SOPPENG, – Rivalitas politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Soppeng 2024 tampaknya benar-benar telah usai. Pemandangan menyejukkan tersaji dalam acara Malam Gebyar Monas yang digelar di Calio Lilirilau Soppeng, pada Sabtu (6/6/2026) malam.


Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dan Ketua DPC PDI-Perjuangan Soppeng, Andi Mapparemma, S.E, tampil kompak di atas panggung yang sama. Dua tokoh yang sempat berseberangan dalam kontestasi politik lalu itu kini duduk berdampingan, larut dalam diskusi hangat, hingga bersama-sama mengangkat tangan di hadapan ratusan warga yang memadati lokasi acara.


Pertemuan ini bukanlah yang pertama, namun momentum kebersamaan mereka di atas panggung malam itu dinilai sebagai simbol kuat rekonsiliasi politik demi masa depan Soppeng. Sepanjang acara, keduanya tampak cair membahas berbagai hal, terutama arah pembangunan daerah ke depan.


Sikap kenegarawanan kedua tokoh ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya dari Pengurus PKS Soppeng, Firman. Menurutnya, pemandangan ini adalah modal utama dalam membangun daerah.


"Politik sudah selesai. Kini saatnya bergandengan tangan membangun Soppeng yang lebih baik. Kebersamaan seperti ini yang sangat kita butuhkan untuk kemajuan daerah," ujar Firman optimis.


Momen kebersamaan dua tokoh tersebut menjadi puncak dari rangkaian acara Monas Jelajah Soppeng yang berlangsung meriah sejak pagi hari. Event yang diinisiasi oleh PT Monas ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pembagian door prize, hiburan rakyat, hingga ajang promosi potensi wisata lokal.


Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng memberikan apresiasi tinggi kepada PT Monas selaku pihak penyelenggara yang telah menghadirkan ruang hiburan sekaligus penggerak ekonomi bagi masyarakat.


"Lewat acara seperti ini, kita tidak hanya berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, tetapi juga sekaligus mempromosikan keindahan alam dan potensi wisata Soppeng yang kita cintai bersama," tutur Suwardi.


Gestur saling mengangkat tangan antara Suwardi Haseng dan A. Mapparemma di akhir acara disambut gemuruh tepuk tangan dan sorak gembira dari warga, seolah menjadi sinyal positif bahwa seluruh elemen Soppeng kini siap bergerak bersama demi kemajuan daerah. (***)


Ya2💙

Kamis, 04 Juni 2026

Bunda PAUD Buka Gebyar PAUD Soppeng 2026, Lomba Libatkan Orang Tua



SULSELKINI.COM SOPPENG, 4 Juni 2026 — Bunda PAUD Kabupaten Soppeng Hj Suwarni Suwardi membuka Gebyar PAUD tingkat Kabupaten Soppeng di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bunda PAUD, pengurus Pokja Bunda PAUD, Dewan Pendidikan, unsur Kementerian Agama, perwakilan dunia usaha, komunitas, hingga organisasi profesi PAUD se-Kabupaten Soppeng.

Ketua panitia, Andi Nur Alam S.Pd., M.Pd, menjelaskan cabang lomba dibagi dalam tiga bidang. Bidang nilai islami meliputi tahfidz Juz 30, hafalan doa harian, dan dai cilik. Bidang seni dan kreativitas mencakup menggambar dan mewarnai yang melibatkan kolaborasi orang tua dan anak, bercerita buku bergambar, serta fashion show daur ulang. Sementara bidang ketangkasan motorik diisi senam 7 kebiasaan anak Indonesia hebat.

Lomba menggambar menjadi perhatian karena mempertemukan peran orang tua dan anak dalam satu karya. Orang tua membuat sketsa, anak menyelesaikan dengan warna.

Kepala Dinas Pendidikan Soppeng, Andi Sumange Rukka, mengatakan kegiatan ini diarahkan pada perbaikan layanan PAUD dan penguatan perkembangan anak sejak dini, mencakup aspek kognitif, sosial, dan perilaku.

Ia juga menekankan keterlibatan orang tua serta dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, hingga pihak swasta.

Dalam sambutannya, Hj Suwarni Suwardi menyebut kegiatan ini menjadi ruang pertemuan anak-anak dari berbagai satuan PAUD. Mereka tampil, berinteraksi, dan saling mengenal.

Ia juga mengharapkan instansi pemerintah daerah dan berbagai lembaga yang terlibat agar menjalankan program pendidikan anak usia dini sesuai peran masing-masing.

“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Gebyar PAUD ini diikuti perwakilan kecamatan se-Kabupaten Soppeng.

Published ya2💙

Selasa, 02 Juni 2026

Jemaah Haji Kloter Pertama Soppeng Tiba, Disambut oleh Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, Satu Jemaah Masih Dirawat di RS Jeddah


SULSELKINI.COM SOPPENG, Selasa 2 Juni 2026 — Jemaah haji Kabupaten Soppeng kelompok terbang (kloter) pertama embarkasi Makassar tiba di Lapangan Gasis Soppeng sekitar pukul 08.30 Wita. Rombongan disambut langsung Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Selle KS Dalle, Sekretaris Daerah, para kepala SKPD terkait, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, serta Ketua Baznas Soppeng.

Ribuan warga memadati Lapangan Gasis sejak subuh. Mereka menunggu kedatangan jemaah dengan penuh harap. Suasana haru pecah saat jemaah turun dan bertemu keluarga.

Ketua Kloter 1 Soppeng, H. Muliadi, menyebut jumlah jemaah yang tiba sebanyak 392 orang. Dua jemaah sempat dirawat di rumah sakit. Satu di antaranya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Jeddah atas nama Beddu Habe karena stroke.

“Secara umum kondisi jemaah baik. Ada beberapa mengalami batuk, namun tidak mengganggu ibadah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan kedisiplinan jemaah selama di Tanah Suci berjalan baik. Seluruh rangkaian ibadah terlaksana lancar.

Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah kembali dalam kondisi sehat dan membawa nilai-nilai haji dalam kehidupan sehari-hari.

Published ya2💙

SULSEL KINI

NASIONAL

PILKADA

GAYA HIDUP

KRIMINAL

© Copyright 2019 SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA | All Right Reserved