SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA

SULSEL KINI

Ads

NASIONAL

REGIONAL

POLITIK

BERITA TNI POLRI

Senin, 30 Maret 2026

Integrasikan Iman dan Lingkungan, MAN 1 Soppeng Raih Penghargaan Sekolah Peduli Ekologi 2025


SULSELKINI.COM MAKASSAR, — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Soppeng kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Madrasah ini resmi dianugerahi Penghargaan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan Tahun 2025.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kepada Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A, dalam acara apresiasi yang digelar di Baruga Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Minggu (29/3/2026) malam.


Keberhasilan ini tidak lepas dari inovasi MAN 1 Soppeng dalam menerapkan konsep Eco-Theology atau Ekoteologi sebuah pendekatan pendidikan yang memadukan nilai-nilai keimanan dengan kesadaran menjaga alam.


Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, menjelaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari konsistensi madrasah dalam mengimplementasikan "Kurikulum Cinta". Dalam kurikulum ini, mencintai lingkungan tidak hanya diajarkan sebagai teori, tetapi dianggap sebagai bagian dari ibadah.


"Eco-Theology yang kami terapkan bukan sekadar konsep di atas kertas, melainkan kesadaran hidup. Kami meyakini bahwa menjaga lingkungan adalah manifestasi nyata dari keimanan dan cinta kepada ciptaan Allah," ujar Dr. Musmuliadi dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).


Dijelaskan oleh Dr Musmuliadi beberapa program konkret yang dijalankan di madrasah ini meliputi:
- Integrasi Lintas Mapel: Isu lingkungan disisipkan ke dalam berbagai mata pelajaran.
- Laboratorium Hidup: Pengembangan kawasan hijau sekolah sebagai pusat belajar siswa.
- Inovasi Limbah: Pengelolaan sampah berbasis edukasi yang melibatkan kreativitas siswa secara langsung.
- Budaya Bersih: Pembiasaan hidup sehat yang menjadi karakter harian seluruh civitas akademika.


Dr. Musmuliadi juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Soppeng, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, yang selama ini konsisten melakukan pembinaan. Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah adalah kunci terwujudnya sekolah berkarakter.


Meski telah meraih predikat di tingkat provinsi, MAN 1 Soppeng tidak ingin cepat berpuas diri. Penghargaan ini justru dipandang sebagai batu loncatan untuk membawa nama Soppeng ke kancah yang lebih tinggi.


"Penghargaan ini bukan titik akhir, melainkan titik awal. Saat ini, MAN 1 Soppeng tengah dipersiapkan untuk melaju ke tingkat nasional. Kami berkomitmen memperkuat implementasi Eco-Theology ini agar lebih sistematis dan berdampak luas," tegas Dr. Musmuliadi.


Prestasi ini sekaligus mengirimkan pesan kuat bagi dunia pendidikan bahwa sekolah bisa menjadi motor perubahan lingkungan. Dengan mengintegrasikan spiritualitas dan ekologi, MAN 1 Soppeng membuktikan bahwa merawat bumi adalah bagian dari peradaban yang harus dibangun sejak dini dari bangku sekolah. (***)
💙Y2

Selasa, 24 Maret 2026

Ajak Alumni Bersatu, Andi Mapparemma: Dukung Pemerintah Soppeng agar Makin SUKSES


SULSELKINI.COM SOPPENG, – Dinamika politik di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, menunjukkan wajah yang menyejukkan. Dua tokoh yang sempat berseberangan pada kontestasi Pilkada, Andi Mapparemma dan Bupati Soppeng Suwardi Haseng, kini memperlihatkan kedekatan emosional di hadapan publik.


Momen hangat ini tercipta dalam acara Temu Alumni dan Halalbihalal SMP Muhammadiyah Soppeng yang digelar pada Minggu (22/3/2026). Dalam forum tersebut, Andi Mapparemma resmi terpilih menahkodai Ikatan Alumni (IKA) SMP Muhammadiyah Soppeng periode 2026–2030.


Di hadapan ratusan alumni yang hadir, Andi Mapparemma yang juga merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Soppeng ini menegaskan bahwa rivalitas politik telah usai. "Saya dengan Bupati Soppeng saat ini bersaudara.


Karena persaudaraan saya yang kental dengan beliau, saya menghubungi beliau untuk hadir di acara ini," ujar Andi dalam sambutannya yang disambut riuh tepuk tangan peserta.


Andi Mapparemma menceritakan momen saat dirinya mengundang Suwardi Haseng di tengah kesibukan sang kepala daerah. Ia mengaku hanya meminta kehadiran singkat sebagai bentuk penghormatan.


"Saya bilang, 'Pak Bupati saya ada acara, datangki (datanglah) walau hanya satu menit saja'. Kita tahu bagaimana sibuknya beliau. Tapi ternyata beliau hadir, karena saya yakin sebagai saudara beliau pasti datang. Alhamdulillah," tuturnya.


Tak hanya bicara soal kedekatan personal, Andi Mapparemma juga memberikan apresiasi terbuka terhadap kinerja Bupati Suwardi Haseng selama satu tahun memimpin Bumi Latemmamala.


Menurutnya, torehan berbagai penghargaan di tingkat provinsi maupun nasional menjadi bukti nyata keberhasilan pembangunan di bawah kepemimpinan Suwardi.


"Baru satu tahun menjadi Bupati Soppeng, beliau sudah mendapat banyak penghargaan di bidang pembangunan. Ini adalah capaian positif yang harus kita akui bersama," tambah pria yang sukses membawa PDI-P meraih enam kursi di DPRD Soppeng pada pemilu legislatif lalu.


Menutup sambutannya, Andi Mapparemma mengajak seluruh lintas angkatan alumni SMP Muhammadiyah Soppeng untuk menanggalkan perbedaan pilihan masa lalu dan mulai bersinergi membangun daerah.


Ia berharap para alumni dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Soppeng.


"Saya mengajak semua alumni untuk bersama-sama mendukung pemerintahan beliau agar semakin sukses dan menyejukkan masyarakat Soppeng," pungkasnya. (***).

💙Ya2

Rayakan Idul Fitri 2026, Bupati Suwardi Haseng Paparkan Rapor Hijau Pembangunan Soppeng


SULSELKINI.COM SOPPENG – Suasana khidmat menyelimuti Kota Watansoppeng saat ribuan umat Muslim memadati Masjid Agung Darussalam untuk menunaikan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Sabtu (21/03/2026). Momentum kemenangan ini tidak hanya menjadi ajang spiritual, tetapi juga ruang bagi Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk merefleksikan capaian pembangunan di "Bumi La Temmamala".


Sejak fajar menyingsing, arus jamaah mengalir memenuhi ruang utama masjid hingga meluber ke halaman, Lapangan Gasis, serta jalan protokol Pemuda dan Pengayoman. Warga lokal bersatu dengan para perantau yang pulang kampung, menciptakan pemandangan kerumunan yang tertib dalam balutan busana muslim.


Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, yang hadir bersama Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, menyampaikan pesan menyentuh dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa Idul Fitri adalah momentum emas untuk mempererat tali silaturahmi yang mungkin sempat merenggang.


"Idul Fitri adalah saat kita kembali ke fitrah. Nilai-nilai Ramadhan kesabaran, kepedulian sosial, dan ketakwaan harus terus diimplementasikan demi kemaslahatan umat dan kemajuan daerah yang kita cintai ini," ujar Bupati Suwardi Haseng dengan nada optimis.


Ibadah Shalat Id berlangsung syahdu di bawah Ustaz Muh. Tang Abu selaku Imam, sementara khotbah Idul Fitri disampaikan oleh Dr. Musmuliadi, Kepala MAN 1 Soppeng. Seluruh rangkaian acara dipandu dengan apik oleh mubalig H. A. Muh. Akram.


Di hadapan ribuan warga, Bupati Suwardi Haseng juga memaparkan rapor hijau pembangunan Kabupaten Soppeng sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026.


Meskipun dihadapkan pada tantangan fiskal dan kebijakan efisiensi, sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif. "Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat dari 72,76 (2024) menjadi 73,69 poin (2025). Angka Harapan Hidup: Naik dari 73,77 tahun menjadi 74,21 tahun. Pertumbuhan Ekonomi (PDRB): Terakselerasi dari 4,06 persen menjadi 4,77 persen. Penurunan Kemiskinan: Angka penduduk miskin berhasil ditekan dari 6,90 persen menjadi 6,65 persen".

Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan prestasi di level nasional, seperti penghargaan Dwija Praja Nugraha di bidang pendidikan dan UHC Award Kategori Madya untuk layanan kesehatan. 


Tak kalah membanggakan, Soppeng kini menyandang predikat peringkat pertama zona hijau integritas di Sulawesi Selatan versi KPK dengan skor 80,48.


Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk tokoh masyarakat dan pemuda untuk bahu-membahu mewujudkan visi Soppeng yang sehat dan berdaya saing berbasis agropolitan.


"Pembangunan tidak akan berhasil tanpa kebersamaan. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, kita bisa mengatasi berbagai tantangan di masa depan," pungkasnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda, Kepala Kemenag Soppeng, Wakil Bupati Soppeng periode 2016-2018 Supriansa SH, MH, serta pimpinan TP PKK Kabupaten Soppeng. (***)

💙

Sabtu, 21 Maret 2026

Khatib Dr Musmuliadi: Taqwa Harus Memancar dalam Akhlak dan Hubungan Sosial


SULSELKINI.COM SOPPENG, – Ribuan jamaah memadati Masjid Agung Darussalam Watansoppeng untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H pada Sabtu (21/3/2026). Meski rencana awal pelaksanaan shalat digelar di Lapangan Gasis, kondisi cuaca yang tidak bersahabat memaksa panitia memindahkan lokasi ke dalam masjid.


Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti prosesi ibadah yang dihadiri langsung oleh Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, Wakil Bupati Soppeng Selle Ks Dalle, Sekda Soppeng Andi Muhammad Surahman, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat, termasuk mantan Wakil Bupati Soppeng, Supriansa.


Dalam kesempatan tersebut, Dr. Musmuliadi yang bertindak sebagai khatib menyampaikan pesan mendalam mengenai makna kemenangan sejati. Ia menekankan bahwa Ramadhan seharusnya dipandang sebagai "madrasah ruhaniyah" atau sekolah spiritual yang membentuk karakter bertaqwa, penuh cinta, dan istiqamah.


"Keberhasilan Ramadhan tidak cukup diukur dari tuntasnya ibadah puasa, melainkan dari sejauh mana nilai-nilai tersebut tetap hidup dalam hati dan akhlak setelah bulan suci berlalu," ujar Dr. Musmuliadi di hadapan ribuan jamaah.


Menurutnya, Idul Fitri bukan sekadar seremoni pergantian suasana, melainkan momentum evaluasi diri. Kemenangan yang hakiki, lanjut dia, tercermin dari hati yang lebih bersih dan hubungan sosial yang lebih harmonis.


Kepala MAN 1 Soppeng yang juga dosen STAI Al-Gazali ini menggarisbawahi bahwa taqwa tidak boleh berhenti sebagai konsep teoretis. Buah dari ketaqwaan harus terwujud dalam interaksi nyata, baik kepada Sang Pencipta maupun sesama manusia.


"Buah taqwa itu tidak hanya tampak di masjid, tetapi juga dalam rumah tangga, lingkungan masyarakat, hingga cara kita berbicara dan memperlakukan orang lain," tegas peraih predikat Kepala Madrasah Berprestasi tahun 2020 tersebut.


Ia mengajak jamaah untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik untuk memperkuat silaturahim, memuliakan orang tua, dan menumbuhkan kasih sayang di tengah dinamika sosial yang terus berubah.


Kehadiran lengkap jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Soppeng dalam shalat Id ini menjadi simbol kuatnya harmoni antara pemimpin dan masyarakat. 


Idul Fitri dipandang sebagai ruang bersama untuk mempererat ukhuwah dan persatuan pasca-sebulan penuh menjalani penempaan diri.


Acara ditutup dengan doa bersama dan tradisi berjabat tangan (mushafahah) antar-jamaah, mempertegas pesan khatib bahwa fitrah sejati adalah kembali kepada Allah dengan hati bersih dan kembali kepada sesama dengan ketulusan maaf.

Bertindak sebagai Imam dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H ini adalah Ustaz Muh. Tang Abu, S.Pd.I., M.Pd.I., yang juga merupakan Imam Masjid Agung Darussalam Watansoppeng. Sementara itu, rangkaian ibadah dipandu oleh Mubalig H. A. Muh. Akram, S.IP., M.Si. sebagai pemandu acara (protokol)." (***)

💙

Sinergi BRI dan PT Lamataesso Mattappa, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Soppeng


SULSELKINI.COM SOPPENG – Suasana sore di Pasar Ramadhan Kabupaten Soppeng tampak berbeda dari biasanya. Di tengah keriuhan warga yang berburu takjil, sejumlah karyawan BRI Cabang Soppeng hadir menyapa hangat para pengunjung. Bukan sekadar hadir, mereka membawa misi edukasi finansial dalam balutan aksi simpatik jelang berbuka puasa, Kamis (12/3/2026).


Di bawah kepemimpinan Rahmatulloh Habibi, Pemimpin Cabang BRI Watansoppeng, kian gencar menunjukkan eksistensinya. Melalui sinergi apik dengan PT. Lamataesso Mattappa Perseroda Kab. Soppeng, BRI memastikan layanan perbankan hadir lebih dekat, bahkan di pusat keramaian warga.


Sambil membagikan senyum dan menyapa warga, para petugas BRI terlihat aktif memberikan penjelasan mengenai tiga produk unggulan yang dirancang untuk masa depan masyarakat:
- BritAma: Tabungan dengan fasilitas digital yang memudahkan transaksi harian.
- Tabungan Emas: Solusi investasi aman dan syariah untuk menjaga nilai kekayaan.
- Asuransi Aurora Plus: Perlindungan jiwa dan kesehatan yang memberikan rasa aman bagi keluarga.


Aksi "jemput bola" ini memanen respon positif dari pengunjung. salah satu karyawan BRI Cabang Soppeng yang terjun langsung di lapangan, menuturkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kehadiran BRI di tengah masyarakat.


"Kami hadir menyapa warga secara langsung untuk memberikan literasi keuangan. Momen Ramadhan ini sangat pas untuk berbagi informasi bagaimana mengelola THR atau penghasilan agar tidak sekadar habis, tapi bisa diinvestasikan melalui Tabungan Emas atau diproteksi dengan Aurora Plus," ujar salah satu karyawan BRI Soppeng di sela-sela kegiatan.


Kehadiran BRI di Pasar Ramadhan tahun ini merupakan bagian dari visi Rahmatulloh Habibi untuk menjadikan BRI Soppeng sebagai mitra utama pertumbuhan ekonomi daerah. 


Kerja sama dengan PT. Lamataesso Mattappa Perseroda membuktikan bahwa kolaborasi antara sektor perbankan dan BUMD dapat menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan bagi pedagang pasar maupun pengunjung.


Dengan strategi komunikasi yang humanis ini, BRI Soppeng tidak hanya dikenal sebagai tempat menyimpan uang, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat dalam merencanakan masa depan yang lebih mapan.
💙Y2

Jumat, 06 Maret 2026

Dihadiri Bupati Suwardi Haseng, Buka Puasa IWO Soppeng Berlangsung Khidmat


SULSELKINI, SOPPENG – Di bawah langit senja bulan suci Ramadhan 1447 H yang penuh berkah, organisasi pers Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Soppeng menggelar acara buka puasa bersama yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, Kamis (5/3/2026).


Kegiatan yang dipusatkan di Kantor IWO Soppeng, Jalan Pemuda, ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momentum refleksi tujuh tahun perjalanan IWO dalam menyampaikan informasi di Bumi Latemmamala.


Acara ini menjadi istimewa dengan kehadiran Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, yang hadir di tengah kesibukannya sebagai pimpinan daerah. Kehadiran beliau menjadi simbol harmonisasi antara pemerintah dan insan pers.


Turut hadir dalam jajaran tamu kehormatan. Ustadz Dr. Musmuliadi, S.Ag., MA (Kepala MAN 1 Soppeng). Camat Ganra Muhammad Lutfi, SE., MM. Lurah Botto H. Munadir Nurdin, S.Sos. Musdar Asman (Direktur Utama PT Lamataesso Mattappa Perseroda) beserta jajaran. Ade Irawan (Ketua Partai Nasdem Soppeng). Andi Appa Akbar Singke (Tokoh Masyarakat). Ruslan Efendi (Ketua Pemuda Muhammadiyah Soppeng). Para Ketua organisasi pers se-Kabupaten Soppeng, Ketua LSM Sidik, Komunitas Warkop Olleng, serta puluhan pengurus dan anggota IWO Soppeng.


Suasana religius semakin kental saat Ustadz Dr. Musmuliadi menyampaikan kultum menjelang berbuka. Dalam tausiyahnya, beliau mengupas tuntas hikmah Ramadhan sebagai madrasah spiritual untuk membentuk karakter yang jujur dan amanah—nilai yang sangat relevan dengan integritas seorang jurnalis.


Ketua IWO Soppeng, Andi Mull Makmun, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Bupati Soppeng dan seluruh tamu undangan.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati H. Suwardi Haseng. Di tengah jadwal beliau yang sangat padat sebagai pimpinan tertinggi di daerah ini, beliau masih menyempatkan hadir di acara kami yang sangat sederhana ini. Ini adalah kehormatan besar bagi keluarga besar IWO," ujar Andi Mull.


Ia juga menambahkan bahwa kehadiran lintas tokoh mulai dari pejabat, politisi, pengusaha, hingga aktivis, merupakan wujud nyata bahwa IWO Soppeng diterima dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat.


Kegiatan ini mengusung misi mempererat tali silaturahmi yang selama ini telah terjalin kuat. Buka puasa bersama ini menjadi bukti bahwa pers bukan sekadar pengawas sosial, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang sehat dan edukatif.


Acara ditutup dengan santap bersama dalam suasana penuh keakraban. Gelak tawa dan diskusi ringan yang mengalir di antara para tamu menggambarkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan di Kabupaten Soppeng. (***)

💙

Rabu, 25 Februari 2026

Bupati Soppeng Buka Pasar Ramadhan" Marowa na Mattuju"


SULSELKINI.COM SOPPENG --Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, secara resmi membuka kegiatan Pasar Ramadan Sukses Kabupaten Soppeng Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Gasis Watansoppeng, Selasa (24/2/2026). 

Kegiatan yang digelar oleh PT Lamataesso Mattappa Perseroda ini akan berlangsung hingga 15 Maret 2026 dan melibatkan puluhan pelaku UMKM lokal.

Dalam laporan Ketua Panitia, Agus, disampaikan bahwa Pasar Ramadan bukan sekadar tempat berburu takjil dan menunggu waktu berbuka puasa, tetapi juga ruang silaturahmi, ruang berbagi rezeki, serta ruang tumbuhnya ekonomi masyarakat.

“Tahun ini sebanyak 87 tenant pelaku UMKM turut ambil bagian. Ini bukan sekadar angka, tetapi bukti semangat berusaha masyarakat kita yang terus tumbuh. Dari total 152 pendaftar, yang kami fasilitasi sebanyak 77 tenant makanan dan minuman, 7 tenant usaha fashion, serta 3 tenant sponsor. Kami memprioritaskan UMKM lokal Kabupaten Soppeng agar bisa maju bersama,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam filosofi Bugis, angka 87 dimaknai sebagai "marowa na mattuju", yang mencerminkan harapan akan keberkahan dan keberhasilan. 

Sementara itu, Direktur Utama PT Lamataesso Mattappa Perseroda, Musdar Asman, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan event perdana yang dilaksanakan Perseroda atas dorongan Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Ia menjelaskan bahwa Perseroda saat ini mengelola tiga unit usaha utama, yakni pengelolaan Taman Wisata Alam Lejja, Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) di Bentengnge, serta usaha transportasi bus. 

Pasar Ramadan Sukses menjadi langkah awal pengembangan unit usaha baru di bidang event organizer dan pengelolaan kegiatan daerah.

“Ini menjadi ruang kolaborasi antara Perseroda, UMKM, dan unsur pemuda di Kabupaten Soppeng. Bahkan setelah Ramadan, insyaallah Perseroda juga akan menghadirkan usaha penyewaan tenda ukuran 3x3 sebagai pengembangan dari kegiatan ini,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng menegaskan bahwa Pasar Ramadan Sukses bukan hanya sarana memenuhi kebutuhan berbuka puasa, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil inisiatif pemerintah daerah untuk memastikan tradisi pasar Ramadan tetap berjalan, dengan tetap memperhatikan aturan dan efisiensi anggaran. Karena itu, Perseroda ditunjuk sebagai pelaksana agar kegiatan dapat terlaksana secara profesional dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini adalah langkah nyata dalam mendorong UMKM lokal agar semakin mandiri dan berdaya saing. Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen menjadikan UMKM sebagai pilar utama penguatan ekonomi daerah,” tegasnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk lokal, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana meningkatkan kualitas ibadah dan kebersamaan.

Acara pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda, Pj. Sekda Kabupaten Soppeng, para Staf Ahli dan Asisten Setda, Kepala SKPD, para Camat, pimpinan organisasi masyarakat dan pemuda, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

y2💙

SULSEL KINI

NASIONAL

PILKADA

GAYA HIDUP

KRIMINAL

© Copyright 2019 SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA | All Right Reserved