Kegiatan ini dihadiri Wakil Bunda PAUD, pengurus Pokja Bunda PAUD, Dewan Pendidikan, unsur Kementerian Agama, perwakilan dunia usaha, komunitas, hingga organisasi profesi PAUD se-Kabupaten Soppeng.
Ketua panitia, Andi Nur Alam S.Pd., M.Pd, menjelaskan cabang lomba dibagi dalam tiga bidang. Bidang nilai islami meliputi tahfidz Juz 30, hafalan doa harian, dan dai cilik. Bidang seni dan kreativitas mencakup menggambar dan mewarnai yang melibatkan kolaborasi orang tua dan anak, bercerita buku bergambar, serta fashion show daur ulang. Sementara bidang ketangkasan motorik diisi senam 7 kebiasaan anak Indonesia hebat.
Lomba menggambar menjadi perhatian karena mempertemukan peran orang tua dan anak dalam satu karya. Orang tua membuat sketsa, anak menyelesaikan dengan warna.
Kepala Dinas Pendidikan Soppeng, Andi Sumange Rukka, mengatakan kegiatan ini diarahkan pada perbaikan layanan PAUD dan penguatan perkembangan anak sejak dini, mencakup aspek kognitif, sosial, dan perilaku.
Ia juga menekankan keterlibatan orang tua serta dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, hingga pihak swasta.
Dalam sambutannya, Hj Suwarni Suwardi menyebut kegiatan ini menjadi ruang pertemuan anak-anak dari berbagai satuan PAUD. Mereka tampil, berinteraksi, dan saling mengenal.
Ia juga mengharapkan instansi pemerintah daerah dan berbagai lembaga yang terlibat agar menjalankan program pendidikan anak usia dini sesuai peran masing-masing.
“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Gebyar PAUD ini diikuti perwakilan kecamatan se-Kabupaten Soppeng.
Published ya2💙
BERITA TERKAIT
loading...
FOLLOW THE SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow SULSELKINI.COM | REFERENSI BERITA TERPERCAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram